Badung Bahas Konsep Event-event Pariwisata Untuk Tourism Recovery

 Badung Bahas Konsep Event-event Pariwisata Untuk Tourism Recovery

MANGUPURA – baliprawara.com

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, Wayan Adi Arnawa, Rabu (4/3/2020) mengumpulkan seluruh komponen pariwisata untuk mencari jalan keluar menyikapi dampak virus corona terhadap pariwisata, bertempat di Puspem Badung. Bersama pelaku pariwisata, pihaknya membahas konsep usulan Event Badung Tourism Recovery, dari Maret sampai Agustus 2020.

Upaya tersebut guna mewujudkan Badung tourism recovery sebagai langkah memulihkan sektor  yang selama ini menjadi tulang punggung pendapatan pemerintah setempat. “Kami pemerintah bersama komponen pariwisata Badung, duduk bersama mengadakan koordinasi guna mengambil langkah menyikapi merebaknya isu virus corona (Covid-19) di Bali,” ungkapnya.

See also  Penanganan Kemiskinan di Badung Akan Dikorelasikan dengan Penanganan Stunting

Pada pertemuan tersebut, pihaknya setuju konsep event-event pariwisata yang akan dilakukan untuk tourism recovery. Namun, yang paling penting dan pertama harus dilakukan adalah memastikan penanganan virus dapat dilakukan secara profesional sesuai standar WHO, serta adanya SOP penanganan di pintu-pintu masuk seperti di bandara maupun di pelabuhan.

“Aktivitas SOP penanganan kasus virus corona juga sangat penting untuk dibuatkan sebuah video dan selanjutnya dapat dipromosikan/diinformasikan kepada wisatawan bahwa Bali dan Badung sudah siap menangani dan tidak ada kekhawatiran untuk berkunjung ke Bali,” terangnya.

See also  Jelang PKM, Pengendara dari Luar Denpasar Di-rapid Test

Sementara, Kadis Pariwisata, I Made Badra mengatakan, mengantisipasi merebaknya virus corona, pihaknya telah membuat konsep usulan event Badung. Usulan ini merupakan hasil FGD Nawa Cita Pariwisata Indonesia Bali bersama Pemkab Badung yang beberapa telah dirumuskan dan nanti akan dibahas menjadi suatu konsep usulan event Badung tourism recovery.

“Konsep usulan ini akan disampaikan ke Gubernur pada 6 Maret dan selanjutnya Gubernur akan memfasilitasi ke pemerintah pusat,” pungkasnya.

Disebutkan, beberapa program yang telah disusun, yakni program Bali Safe, Bali great deal, Bali experiences, MICE dan incentive, music, fashion weeks, sport tourism, marketing bersama internasional dan nasional, national in fluencers serta special education program tour. (praw)

See also  Duta Besar Kroasia ke Pemkot Denpasar Tawarkan Kerjasama di Bidang Hospitality Tourism

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *