Desa Adat Tanjung Benoa Bagikan 1.000 Paket Sembako, Ringankan Beban Krama Saat Hari Raya Nyepi

MANGUPURA – baliprawara.com

Desa Adat Tanjung Benoa, dibawah kepemimpinan Bendesa Adat, I Made Wijaya, membagikan sembako kepada warga, bertempat di gedung pasar Tenten Desa Adat Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung Senin 20 Maret 2023. Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan kepada seluruh warga, sebagai upaya meringankan beban warga menjelang hari raya Nyepi Saka 1945.

Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya, atau sering disapa Yonda, menerangkan, pembagian sembako kepada warga ini rutin dilakukan menjelang Hari Raya Nyepi. Yang mana, tujuan pembagian untuk meringankan beban warga saat momentum hari raya tersebut. 

Pada pembagian paket sembako kali ini, Desa Adat Tanjung Benoa bersinergi bersama Pelindo III, dalam penyediaan paket sembako yang berisi kebutuhan sehari-hari itu. “Jadi pembagian sembako ini rutin kita lakukan setiap tahunnya. Bahkan, ini kerjasama yang ke 6 kalinya dengan Pelindo dalam hal penyediaan paket sembako,” ucapnya Yonda, yang juga Wakil rakyat di DPRD Badung, politisi Partai Gerindra.

Lebih lanjut dikatakan, pembagian sembako kali ini  mendapat peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, hanya ada 800 paket yang dibagikan kepada warga, namun kali ini bertambah menjadi 1.000 paket sembako. Selaku Bendesa, Made Wijaya mengucapkan terimakasih kepada jajaran Pelindo yang sudah membantu masyarakat setiap momentum perayaan Nyepi. “Sudah diketahui setiap Nyepi, pasti akan selalu tinggal di dalam rumah. Maka, kebutuhan akan sembako itu juga selalu ada. Dengan adanya pembagian sembako kali ini, semoga bisa diringankan beban masyarakat kami di sini,” harapnya.

See also  Penilaian Lomba Ogoh-ogoh di Badung Dibagi 7 Zona, Disbud Harapkan ada Peningkatan Kreativitas

Selain pembagian sembako, Desa Adat Tanjung Benoa juga rutin melakukan pembagian daging kepada warga. Di mana, untuk dananya bersumber dari LPD dan Bumda Desa Adat serta adanya program bantuan saat Upakara Kematian. Saat ini, Made Wijaya berharap kondisi pariwisata ke depannya kembali pulih, dengan demikian ketika pariwisata bangkit, akan ada pembagian kue pariwisata tersebut kepada seluruh warga di Tanjung Benoa. “Pembagian sembako dan bantuan rutin kita lakukan ke depannya. Bahkan, kalau pariwisata berangsur normal, tentu akan terus bertambah nantinya jumlah yang akan kita berikan,” ucapanya.

Sementara, GM Pelabuhan Benoa Anak Agung Gede Agung Mataram, menerangkan, setiap tahun memang pihaknya memiliki program dalam memberikan sembako kepada masyarakat saat momentum Hari Raya Nyepi. Semoga dengan bantuan tersebut, bisa meringankan beban menjelang hari raya. Dia pun berharap, dengan adanya kedekatan yang sudah terjadi saat ini, ke depannya terus ditingkatkan dan juga terus bersinergi, utamanya terkait pariwisata, budaya dan lainnya.

“Ini sebagai salah satu cara menciptakan sesuatu yang positif terkait pariwisata. Apalagi, Tanjung Benoa ini sangat dekat dengan Pelabuhan Benoa. Jadi, terus bersinergi dan berkolaborasi. Bukan hanya dalam bentuk pembagian sembako, namun juga dalam bentuk pariwisata yang lebih luas,” ucapnya. (MBP)

 

redaksi

Related post