Unud Miliki Teaching Farm Close House Terbesar dan Pertama di Bali

 Unud Miliki Teaching Farm Close House Terbesar dan Pertama di Bali
Unud kini miliki Teaching Farm Close House Terbesar dan Pertama di Bali

Mangupura (Bali Prawara)-
Dalam upaya meningkatkan sarana prasarana penunjang pendidikan, Universitas Udayana menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan PT Charoen Pokphand, Tbk. Kerja sama ini telah lama terjalin khususnya dalam bidang pendidikan sejak tahun 2014 yang ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerja sama (PKS) antara PT Charoen Pokphand dengan Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan Universitas Udayana pada tahun 2017 dalam hal pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu.

Sebagai salah satu pengembangan kerja sama antara PT Charoen Pokphand dengan Fakultas Peternakan selaku mitra akademik, pada bulan Februari yang lalu telah disepakati pemberian hibah pengadaan kandang. Pemberian hibah ini ditujukan untuk melengkapi sarana belajar mengajar di perguruan tinggi mitra akademik dengan fasilitas berupa kandang yang akan digunakan sebagai sarana penelitian dan pengembangan, sarana praktik budidaya ayam, media aplikasi ilmu pengetahuan, arena belajar mengajar dan berbagi pengetahuan teknis dan miniatur dunia usaha.

Sebagai wujud hibah dari PT Charoen Pokphand kepada Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Kamis (5/12) dilakukan peresmian Teaching Farm Close House yang berlokasi di area Fakultas Peternakan Kampus Jimbaran. Ini merupakan salah satu Teaching Farm yang dibutuhkan pada Program Studi Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan untuk Teaching Farm ayam pedaging (broiler).

Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A Raka Sudewi, Sp.S (K) mengatakan, teaching Farm ini nantinya berfungsi untuk menunjang proses belajar-mengajar. Baik itu untuk praktikum, magang (praktek kerja) dan juga sebagai tempat penelitian bagi dosen/mahasiswa yang berkaitan dengan peternakan salah satunya peternakan ayam broiler. “Teaching Farm ini merupakan salah satu close house yang memiliki fasilitas termodern di Indonesia dengan kapasitas 20.000 ekor. Ini menjadi yang terbesar dan pertama di Bali,” pungkasnya.

See also  Denpasar Difabel Charity Show, Ruang Berkarya Capai Kesetaraan

Universitas Udayana kata Raka Sudewi, terus berbenah dalam berbagai bidang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat. Di samping itu, perkembangan fasilitas fisik lainnya juga memperlihatkan kemajuan yang signifikan seperti pembangunan gedung perkuliahan dan fasilitas penunjang pendidikan.

Keberadaan fasilitas fisik ini lanjut Raka Sudewi, tentunya akan memberikan dampak yang sangat positif bagi Universitas Udayana maupun masyarakat di sekitar kampus. Meskipun Universitas Udayana telah lebih berkembang dan banyak mencapai kemajuan dalam berbagai bidang, namun diakuinya bahwa kekurangan dan keterbatasan masih dialami dalam pembangunan Universitas Udayana.

Seperti kondisi beberapa laboratorium di fakultas yang belum memadai dan perlu dilengkapi secepatnya. “Kita telah berusaha untuk melengkapi dan memperbarui alat-alat laboratorium melalui pengusulan pengadaan, akan tetapi masih mengalami kendala pada penganggaran dan pembahasan ditingkat pusat. Untuk mengantisipasi hal tersebut kami membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk saling memberikan kontribusi,” bebernya.

Sementara Presiden Direktur PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk, Tjiu Thomas Effendi menambahkan, hibah berupa closed house ini merupakan program tanggung jawab dari perusahaan. Ini merupakan Close House yang ke 8 untuk perguruan tinggi yang dihibahkan di seluruh Indonesia. Ini kata dia, dilakukan sebagai langkah fokus untuk meningkatkan kulaitas SDM. Supaya para sarjana peternakan bisa lulus dan sudah menguasai dan mengerti terkait budidaya ayam.

Dijelaskannya kandang yang dihibahkan ini berupa kandang beserta peralatannya dengan total anggaran 2 miliar rupiah. Untuk teknologi yang digunakan yakni teknologi yang sudah modern. (praw)

See also  Sekda Adi Arnawa Maksimalkan Kinerja Tim Smart City

prawarautama

Related post