Vaksin Covid-19 Renaca akan Didistribusikan Desember

 Vaksin Covid-19 Renaca akan Didistribusikan Desember

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya

DENPASAR – baliprawara.com

Terkait rencana program vaksin Covid-19 untuk di provinsi Bali, saat ini sudah berjalan terus. Bahkan saat ini sudah dalam tahap persiapan-persiapan. 

“Mudah-mudahan bulan Desember ini sudah selesai dan sudah bisa di distribusikan,”kata Kepala Dinas Kesehatan  Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya, Selasa (1/12).

Pihaknya mengatakan kalau rencana tersebut sudah dibahas untuk menyasar siapa dan berapa banyak. “Kita sudah membahas logistiknya bagaimana, coldstorage bagaimana, kita sudah melatih vaksinator. sasarannya kan jelas 18-59 tahun dengan syarat-syarat seperti apa akan ada juknisnya. siapa saja yang merupakan sasaran,” bebernya.

Sementara, terkait pelaksanaan Pilkada serentak, di masa pandemi Covid-19 ini, tentunya masyarakat harus tetap memperhatikan protokol kesehatan saat menyalurkan hak pilihnya. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus usai saat Pilkada Serentak, berbagai persiapan sudah dilakukan.

Pihaknya menyebut, di Dinas Kesehatan Bali, sudah mempunyai strategi. Saat ini, jumlah tempat tidur untuk ruang isolasi ada sebanyak 1308 tempat tidur ditambah 140 tempat tidur ruang isolasi di ICU.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, pihaknya sudah mempunyai skema apabila kasusnya naik sampai diatas 50 yakni dengan menambah tempat tidur untuk ruang isolasi di tempat lain atau di RS lain. Dikatakannya, RS yang sudah ditunjuk untuk menangani kasus Covid memang menjadi prioritas. Seperti  RS Bali Mandara, RSPTN Unud dan yang lain.

Diungkapkan, apabila kasusnya masih 50, tentunya pihaknya akan sudah siaga untuk segera menambah ruang isolasi. Namun, begitu angkanya di atas 70, tentunya penambahan ruang isolasi akan dibuka lagi. Begitu kasusnya turun lagi, ruang isolasi ini akan dikurangi lagi, karena pelayanan juga harus dilakukan untuk yang non Covid. “Persiapan ini juga termasuk untuk persiapan akhir tahun. Bila kasus bertambah, kita harus siapkan ruang isolasi dan ruang karantina terpusat harus disiapkan. Baik di provinsi maupun di kabupaten/kota,” terangnya. (MBP1)

See also  Menjawab Tantangan Transformasi Digital dengan Konsep Ekosistem Digital Terintegrasi dan Solusi-Preneur 

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *