Dorong ASN Perkuat Kinerja Menuju Tabanan Era Baru
Bupati dan Wabup Tabanan Pimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2026.(Ist)
TABANAN, – baliprawara.com
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Jumat, 6 Februari 2026. Rakor diikuti 567 ASN pejabat struktural dari seluruh perangkat daerah Pemkab Tabanan.
Rakor digelar untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di tahun 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekda I Gede Susila, para asisten, dan kepala perangkat daerah.
Dalam arahannya, Bupati Sanjaya mengapresiasi kinerja ASN selama setahun terakhir yang dinilai telah menghasilkan berbagai capaian positif. Namun demikian, ia menegaskan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri. “Prestasi yang diraih patut disyukuri, tetapi perjuangan belum selesai,” tegasnya.
Sanjaya menekankan pentingnya konsistensi ASN dalam mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM), sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana. Visi tersebut, menurutnya, harus diterjemahkan secara nyata dalam setiap program dan pelayanan publik.
Ia juga menyoroti capaian di lima bidang prioritas RPJMD Semesta Berencana sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2025, khususnya pangan, pendidikan, dan kesehatan, yang menunjukkan tren positif. Indeks ketahanan pangan, indeks pendidikan, serta usia harapan hidup masyarakat disebut terus meningkat.
Di bidang jaminan sosial, kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 98,61 persen atau mendekati Universal Health Coverage (UHC), disertai peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk bantuan iuran bagi lebih dari 6.600 tenaga kerja rentan. Pelestarian adat, seni, dan budaya juga tetap menjadi perhatian.
Namun demikian, Sanjaya mengingatkan masih ada sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius, seperti optimalisasi aset daerah, pengelolaan sampah, serta penguatan infrastruktur pertanian dan pariwisata. Ia menegaskan seluruh 10.532 pegawai Pemkab Tabanan harus tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati juga membacakan surat keputusan terkait pembagian tugas dan kewenangan untuk memperkuat koordinasi perangkat daerah. “Yang sudah baik dipertahankan, yang belum maksimal ditingkatkan, dan yang kurang dibenahi,” ujarnya.
Wakil Bupati I Made Dirga menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dan mendukung kebijakan Bupati, terutama dalam meningkatkan disiplin ASN dan penanganan persoalan sampah yang masih menjadi isu krusial.
Sementara itu, Sekda I Gede Susila menyampaikan capaian kinerja Pemkab Tabanan sepanjang 2025 tidak lepas dari disiplin dan arahan pimpinan. Ia menyebutkan Pemkab Tabanan berhasil meraih peringkat keempat MCP KPK serta kembali memperoleh opini WTP untuk ke-11 kalinya. Tahun 2026, seluruh jajaran diminta fokus menerjemahkan kebijakan kepala daerah secara konsisten.(MBP/r)