Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Kedonganan Gelar Baksos dan Seminar Kesehatan di Vihara Buddha Guna Puja Mandala Nusa Dua
BAKSOS – Direktur RSU Kasih Ibu Kedonganan beserta jajaran foto bersama dengan Ketua Karaka Sabha Vihara Buddha Guna Puja Mandala Nusa Dua, usai kegiatan baksos dan seminar kesehatan yang digelar RSU Kasih Ibu Kedonganan, Minggu (15/2).
NUSA DUA – baliprawara.com
Serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT)-nya ke-19 pada 21 April 2026 dan perayaan Imlek 2026, Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Ibu Kedonganan melakukan kegiatan bakti sosial dan seminar kesehatan di Vihara Buddha Guna di kawasan Puja Mandala Nusa Dua, Badung, Minggu (15/2).
Direktur Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Kedonganan dr. Ni Putu Ayu Utari Laksmi, didampingi Ketua Panitia Ni Kadek Mardewi Giantari dan Sales Marketing RSU Kasih Ibu Kedonganan, Luh komang Diah Suprapti Wijaya menyampaikan, kegiatan baksos berupa pemeriksaan kesehatan dan seminar kesehatan ini merupakan bentuk corporate social responsibility (CSR) RSU Kasih Ibu Kedonganan.
Seminar kesehatan ini menghadirkan dokter spesialis saraf dr. I Komang Reno Sutama, Sp.N. Sedangkan kegiatan pemeriksaan kesehatan melibatkan dokter umum, fisioterapi, dan perawat.
Kegiatan seminar ini bekerja sama dengan Paguyuban Puja Mandala yang diinisiasi oleh Vihara Buddha Guna, Puja Mandala dengan mendatangkan seratus orang peserta.
”Kami pilih Vihara Buddha Guna sebagai lokasi CSR karena ada momentum perayaan Imlek, di samping dekat dengan RSU Kasih Ibu Kedonganan. Kebetulan pula warga usia lanjut (Wulan) di vihara sangat aktif. Kita tahu, usia senior umumnya banyak mengalami keluhan nyeri lutut dan nyeri sendi. Melalui seminar ini dokter spesialis saraf yang kami hadirkan bisa memberi edukasi tentang faktor penyebab nyeri dan langkah pencegahan,” ujar dr. Ni Putu Ayu Utari Laksmi.

Ni Putu Ayu Utari Laksmi.
Harapannya, melalui kegiatan ini peserta seminar memiliki tambahan pengetahuan tentang kesehatan dan pencegahan penyakit sehingga tetap sehat dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-sehari. Melalui kegiatan ini, RSU Kasih Ibu Kedonganan sekaligus bisa mengenalkan layanan rumah sakit dan fasilitas yang dimiliki.
Ketua Karaka Sabha Vihara Buddha Guna Puja Mandala Nusa Dua, Pmy. Maha Jani menyambut baik kegiatan baksos dirangkai dengan seminar kesehatan yang digelar RSU Kasih Ibu Kedonganan dalam rangka HUT ke-19 dan perayaan Imlek 2026. “Puji syukur dan terimakasih baksos dan seminar kesehatan diselenggarakan di Vihara Buddha Guna. Kegiatan ini tentu amat berguna, ” katanya. Maha Jani berharap RSU Kasih Ibu Kedonganan makin maju, pelayanannya makin bagus dan selalu dipercaya oleh masyarakat.
Beroperasi Sejak 2007
Lebih lanjut Direktur RSU Kasih Ibu Kedonganan dr. Ni Putu Ayu Utari Laksmi menambahkan, rumah sakit umum swasta yang terletak di Jalan Uluwatu No. 69A, Kedonganan, Bali ini telah beroperasi sejak tahun 2007 dan telah diakui sebagai Rumah Sakit Umum (RSU) Tipe C dengan akreditasi nasional tingkat Paripurna.
Rumah Sakit Kasih Ibu memiliki fasilitas dan layanan yang lengkap, di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), Neonate Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), High Care Unit (HCU), Farmasi, Laboratorium, Radiologi, Medical Checkup, Ambulans dan sebagainya.

Layanan unggulan yang dimiliki Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Kedongan meliputi PHC (Pre Hospital Center) dan BDIC (Bali Dental and Implant Center), ditambah juga beberapa fasilitas tindakan modern seperti laser urologi, ESWL, laparoscopy, endoscopy, colonoscopy, bronkoskopi, kemoterapi, dan tindakan modern lainnya. Dalam waktu dekat juga akan dilengkapi dengan layanan MRI, Hemodialisis dan Estetik.
Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Kedonganan memiliki dokter umum dan dokter spesialis seperti Kebidanan dan Kandungan, Paru, Bedah Urologi, Anak, Bedah Umum, Bedah Digestive, Bedah Onkologi, Bedah Saraf, Bedah Plastik, Penyakit Dalam, Nefrolog, Kulit dan Kelamin, THT, Mata, Jantung, Bedah Tulang, Saraf, Rehab Medik, Kesehatan Jiwa, Psikolog. Selain itu juga dilengkapi dengan Dokter gigi umum dan Dokter Gigi Spesialis diantaranya Spesialis Konservatif Gigi, Spesialis Gigi Anak, Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial, serta Spesialis Prostodonsia. (MBP2)