Mulai Dibuka untuk Umum, Kunjungan ke GWK Hampir Capai Seribu Orang Dihari Pertama

 Mulai Dibuka untuk Umum, Kunjungan ke GWK Hampir Capai Seribu Orang Dihari Pertama

Ilustrasi kunjungan wisatawan ke Bali.

MANGUPURA – baliprawara.com

Setelah ditutup sejak bulan Maret 2020 akibat pandemi Covid-19, kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park yang berlokasi di Desa Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, kembali dibuka untuk wisatawan. Keputusan pembukaan kawasan tersebut menurut GM Marketing Communications & Event GWK, Andre R Prawiradisastra, diputuskan oleh manajemen GWK Cultural Park setelah melihat perkembangan penanganan Covid-19, khususnya di Bali.

Keputusan tersebut juga setelah dilakukan koordinasi secara efektif bersama pihak-pihak terkait dari pemerintahan, serta satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Bali dan pemangku kepentingan lainnya. Namun demikian, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung, manajemen menerapkan protokol Cleanliness, Health, Safety, Environment (CHSE) dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). “Sejak Jumat kami telah membuka kunjungan bagi wisatawan,” katanya, Sabtu (5/12).

Dikatakan Andre, pelaksanaan protokol kesehatan di kawasan GWK mengacu pada sertifikasi Tata Kelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) di masa pandemi Covid-19 yang telah diterima GWK Cultural Park pada Juli 2020. Setiap wisatawan yang berkunjung ke GWK Cultural Park kata dia, diwajibkan mengenakan masker selama di dalam kawasan. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi seluruh wisatawan yang masuk kawasan.

Selain untuk wisatawan, terkait protokol kesehatan, pihaknya juga mewajibkan seluruh karyawan yang bertugas untuk menjalani screening tes cepat Covid-19 dan menjalani pengecekan suhu tubuh secara rutin. Pengelola juga menyediakan 20 titik hand sanitizer, wastafel cuci tangan, pengaturan jarak di loket tiket serta rambu himbauan untuk penerapan 3M atau memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan yang disebar di kawasan GWK Cultural Park.

Pada hari pertama pembukaan yaitu Jumat (4/12), ternyata animo dan respons masyarakat yang mengunjungi GWK Cultural Park sangat tinggi. Hal itu terbukti kerinduan masyarakat untuk berlibur ke GWK cukup tinggi, yakni sebanyak 800 orang tercatat melakukan kunjungan ke GWK. Namun demikian, Andre menjelaskan bahwa ada beberapa lokasi yang tertutup serta telah diberlakukan pembatasan jumlah pengunjung. Yakni khususnya di area Pedestal Patung GWK yang kapasitasnya maksimal 500 orang, kini dibatasi sebanyak 100 orang saja. “Kami batasi yang masuk ke dalam pedestal patung GWK hanya 100 orang pada saat yang bersamaan. Kalau di kawasan luar karena kawasannya luas jadi kami tidak melakukan pembatasan tetapi ada petugas yang mengawasi protokol kesehatan oleh wisatawan,” ucapnya. (MBP)

See also  Percepat Pemulihan dan Transformasi, Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 19,2 Triliun di Kuartal III 2021

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *