Aktivitas Bandara Ngurah Rai Meningkat Signifikan Menjelang Pergantian Tahun 2026

 Aktivitas Bandara Ngurah Rai Meningkat Signifikan Menjelang Pergantian Tahun 2026

Screenshot

MANGUPURA – baliprawara.com

Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, lalu lintas penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengalami peningkatan tajam. Mobilitas penumpang terlihat semakin padat seiring tingginya minat bepergian ke Pulau Dewata untuk menghabiskan libur akhir tahun.

Dari tanggal 24 hingga 31 Desember 2025, pengelola bandara mencatat sebanyak 581.709 penumpang telah dilayani. Angka tersebut mencerminkan tingginya intensitas perjalanan udara, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, yang menjadikan Bali sebagai salah satu destinasi favorit selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Jika dirinci, penumpang yang datang ke Bali tercatat lebih dominan dibandingkan yang berangkat. Total kedatangan mencapai 320.246 orang atau sekitar 55 persen dari keseluruhan trafik penumpang. Sementara itu, sebanyak 261.463 penumpang atau 45 persen tercatat meninggalkan Bali melalui bandara yang sama.

Dari total penumpang kedatangan tersebut, 185.478 orang merupakan penumpang internasional dan 134.768 lainnya berasal dari rute domestik. Adapun untuk arus keberangkatan, penumpang internasional tercatat sebanyak 150.299 orang, sedangkan penumpang penerbangan domestik mencapai 111.164 orang.

Lonjakan tertinggi selama periode Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terjadi pada 28 Desember 2025. Pada hari tersebut, bandara melayani total 83.318 penumpang dalam satu hari.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 43.645 penumpang atau 52 persen tercatat datang ke Bali, sementara 39.673 penumpang atau 48 persen tercatat berangkat. Jika dibandingkan dengan rata-rata pergerakan penumpang harian sepanjang tahun 2025 yang berada di angka 66.222 penumpang, maka jumlah pada 28 Desember tersebut menunjukkan peningkatan kepadatan hingga sekitar 26 persen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa akhir pekan menjelang pergantian tahun menjadi periode favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan, baik untuk berlibur maupun kembali ke daerah asal setelah merayakan Natal.

See also  Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim 2024, Wabup Suiasa Ikuti Forum Konsolidasi Nasional

Tidak hanya dari sisi penumpang, peningkatan juga terlihat pada trafik pergerakan pesawat. Selama periode 24–31 Desember 2025, tercatat sebanyak 3.515 pergerakan pesawat yang dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.760 kedatangan pesawat dan 1.755 keberangkatan pesawat. Jika dirata-ratakan, bandara melayani sekitar 439 pergerakan pesawat per hari selama periode tersebut.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pergerakan harian sepanjang Januari hingga November 2025 yang berada di kisaran 390 pergerakan pesawat per hari. Dengan demikian, terjadi peningkatan kepadatan trafik pesawat sekitar 12,6 persen selama sepekan jelang Tahun Baru.

Secara kumulatif, selama 17 hari operasional Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung sejak 15 hingga 31 Desember 2025, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah melayani sebanyak 1.185.717 penumpang.

Rata-rata pergerakan penumpang harian selama periode posko tersebut mencapai 69.748 orang per hari. Sementara itu, dari sisi operasional pesawat, tercatat total 7.327 pergerakan, dengan rata-rata 431 pergerakan pesawat per hari.

Data ini menunjukkan bahwa intensitas pelayanan bandara selama periode libur akhir tahun berada di atas rata-rata normal, seiring dengan meningkatnya kebutuhan transportasi udara masyarakat.

Selain fokus pada kelancaran operasional, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menghadirkan layanan khusus untuk menyambut momen pergantian tahun. Penumpang terakhir di tahun 2025 dan penumpang pertama di tahun 2026 disambut secara khusus sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan.

Penyambutan tersebut dilaksanakan secara sederhana dengan pemberian souvenir dan kalung bunga. Kegiatan ini dilakukan langsung oleh CEO Regional II Angkasa Pura Indonesia, Wahyudi, bersama General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati.

Acara penyambutan turut dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional Bali. Kehadiran unsur budaya lokal ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada para penumpang yang datang maupun yang akan melanjutkan perjalanan.

See also  Potensi dan Produk Unggulan Desa Penarukan di Survey Peserta KKN PPM Unud Periode XXV Tahun 2022

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menyampaikan bahwa tingginya pergerakan penumpang pada periode akhir tahun kembali menegaskan posisi Bali sebagai salah satu destinasi unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Bali tetap menjadi magnet utama pariwisata Indonesia, khususnya pada momen libur akhir tahun. Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai gerbang utama Pulau Dewata berkomitmen penuh menghadirkan layanan kebandarudaraan yang tidak hanya aman dan andal, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang bermakna, berkesan, dan memorable bagi setiap penumpang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa upaya peningkatan pengalaman pelanggan terus dilakukan melalui berbagai sentuhan layanan khas serta penerapan nilai budaya lokal di area bandara.

“Kami ingin bandara menjadi bagian dari cerita perjalanan penumpang, bukan sekadar titik keberangkatan dan kedatangan. Sambutan budaya, pelayanan prima, dan suasana yang nyaman menjadi elemen penting dalam menciptakan kesan positif sejak penumpang tiba hingga meninggalkan Bali,” tambahnya. (MBP)

 

redaksi

Related post