Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Nataru, ITDC Perkuat Kesiapan Kawasan Pariwisata
Direktur Operasi ITDC Troy Warokka (dua kiri) saat memberi keterangan kesiapan pengamanan saat Nataru. (ist)
MANGUPURA – baliprawara.com
Periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang identik dengan tingkat mobilitas wisatawan tertinggi sepanjang tahun menjadi atensi khusus InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Pada periode Nataru 2025/2026, ITDC menegaskan kesiapan menyambut potensi lonjakan kunjungan wisatawan di kawasan pariwisata yang berada di bawah pengelolaannya. Fokus utama diarahkan pada penguatan manajemen risiko, kesiapan operasional, serta peningkatan kualitas pelayanan bagi wisatawan.
Kondisi tersebut menuntut pengelolaan kawasan yang terukur agar seluruh aktivitas pariwisata dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. ITDC pun melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan stabilitas operasional di tengah meningkatnya aktivitas kunjungan.
Tiga kawasan utama yang menjadi perhatian dalam kesiapan Nataru kali ini meliputi The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat, serta The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur. Ketiganya diproyeksikan menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara selama libur akhir tahun.
Direktur Operasi ITDC Troy Warokka menyampaikan bahwa, periode Nataru membutuhkan pendekatan pengelolaan risiko yang prudent dan sistematis. Menurutnya, lonjakan mobilitas wisatawan harus diimbangi dengan tata kelola kawasan yang kuat agar keselamatan pengunjung dan kelancaran operasional tetap terjaga.
“ITDC memastikan kesiapan Nataru dikelola dalam kerangka manajemen risiko dan tata kelola yang kuat. Fokus kami adalah menjaga keselamatan pengunjung, memastikan kelancaran operasional kawasan, dan keberlanjutan kinerja destinasi di tengah peningkatan aktivitas wisata,” kata Troy, Jumat 19 Desember 2025, di The Nusa Dua.
Dikatakan Troy, di kawasan The Nusa Dua, ITDC mencatat tren kunjungan wisatawan yang konsisten sepanjang 2025. Hingga November 2025, total kunjungan tercatat telah melampaui angka 3,4 juta kunjungan. Capaian tersebut menunjukkan daya tarik kawasan yang tetap kuat sebagai destinasi wisata unggulan di Bali.
Memasuki periode libur Nataru, para tenant di The Nusa Dua telah menyiapkan berbagai program tematik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman liburan yang berkesan. Sejumlah hotel berbintang di kawasan ini menghadirkan festive dining seperti Christmas Eve Dinner, Christmas Brunch, hingga New Year’s Eve Gala Dinner yang menyasar wisatawan keluarga maupun pasangan.
Tidak hanya itu, suasana liburan juga akan dimeriahkan dengan beragam atraksi pendukung. ITDC bersama tenant menghadirkan pertunjukan budaya, penampilan paduan suara, serta berbagai aktivitas kebersamaan yang dirancang untuk menciptakan atmosfer liburan yang hangat dan nyaman. “Program-program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengalaman wisata bagi pengunjung domestik maupun mancanegara,” harapnya.
Sementara itu, di kawasan The Mandalika, ITDC memproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan selama periode Nataru 2025 mencapai 118.733 kedatangan. Angka ini mencerminkan peningkatan aktivitas pariwisata seiring dengan semakin dikenalnya The Mandalika sebagai destinasi unggulan nasional.
Peningkatan kunjungan tersebut didukung oleh rangkaian kegiatan akhir tahun yang diselenggarakan oleh tenant kawasan. Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari gala dinner dan hiburan musik di hotel-hotel kawasan hingga live music dan DJ performance yang digelar khusus pada malam pergantian tahun.
Seluruh rangkaian kegiatan di The Mandalika dilaksanakan dengan pengawasan dan koordinasi yang ketat antara ITDC dan para pemangku kepentingan terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aspek keamanan, kenyamanan, serta ketertiban kawasan tetap terjaga selama berlangsungnya periode libur Nataru.
Berbeda dengan dua kawasan lainnya, The Golo Mori menawarkan pendekatan perayaan Nataru yang lebih intim dan reflektif. Sepanjang Desember 2025, kawasan ini menghadirkan berbagai program tematik melalui Nuka Beach Club yang dikemas dalam suasana santai dan personal.
Beberapa agenda yang ditawarkan antara lain Christmas Celebration and New Year Special Menu Package, serta rangkaian acara seperti Gingerbread by the Beach, Melodies of Christmas, dan Santa’s Heartful Surprise. Program-program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman liburan yang hangat dengan sentuhan kebersamaan.
Puncak perayaan Nataru di The Golo Mori ditandai dengan program bertajuk “Journey of Heartfelt Harmony” yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember 2025. Sementara itu, rangkaian perayaan Tahun Baru digelar pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, dengan konsep bertahap yang membawa pengunjung menikmati suasana senja hingga perayaan malam pergantian tahun.
Untuk mendukung kelancaran aktivitas wisata selama libur akhir tahun, ITDC juga memperkuat aspek operasional dan pengamanan di seluruh kawasan. Upaya tersebut meliputi pendirian posko kesiapsiagaan di titik-titik strategis, pengaturan akses keluar masuk kawasan, serta manajemen lalu lintas internal.
Selain itu, ITDC melakukan koordinasi intensif dengan aparat keamanan, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha pariwisata. Langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas pengunjung sekaligus memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar keamanan dan kenyamanan.
“Pendekatan operasional yang kami terapkan adalah memastikan seluruh kawasan bisa menikmati momentum Nataru dengan aman, tertib, dan terkendali tanpa mengurangi kualitas pengalaman wisata,” kata Troy.
Melalui berbagai persiapan yang telah dilakukan, ITDC menyatakan optimisme bahwa periode libur Nataru 2025/2026 akan memberikan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkesan bagi para pengunjung. Selain itu, momentum ini juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.
Kesiapan yang menyeluruh, mulai dari aspek manajemen risiko, operasional, hingga layanan pariwisata, menjadi fondasi utama ITDC dalam menyambut lonjakan wisatawan akhir tahun. Dengan pendekatan tersebut, kawasan-kawasan yang dikelola ITDC diharapkan tetap menjadi destinasi pilihan selama libur Natal dan Tahun Baru. (MBP)