Badung Education Fair Akhirnya Ditunda Setelah Adanya Aksi Demo Anarkis
MANGUPURA – baliprawara.com
Badung Education Fair yang merupakan agenda tahunan dari Pemkab Badung melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora), yang rencananya akan digelar awal September 2025 ini, akhirnya ditunda. Penundaan pelaksanaan ajang pameran edukasi dan panggung kreatifitas siswa ini dilakukan pasca adanya demo anarkis yang sempat terjadi belum lama ini.
Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Badung, Rai Twistyanti Raharja pun membenarkan hal tersebut. Alasan utama penundaan karena sempat adan demo yang anarkis. Penundaan pelaksanaan kegiatan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta atau masyarakat pengunjung mengingat kegiatan ini akan dihadiri ribuan peserta.
Rencananya BEF akan digelar pada 2-3 September 2025, namun, ajang tahunan ini akan ditunda hingga kondisi kondusif. “Sesuai arahan bapak bupati, menunggu kondisi kondusif. Jadi demi kenyamanan arahannya ditunda. Kami juga sudah sampaikan permakluman,” ujar Rai Selasa 2 September 2025.
Seperti rencana, BEF 2025 sedianya akan berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung. Hari pertama akan diisi dengan penampilan tarian nusantara, musikalisasi, drama teater, hingga puisi dari para siswa. Selain itu, ada juga sesi edukasi layanan disabilitas serta pameran dalam dan luar ruangan yang menampilkan karya edukasi, budaya hingga inovasi teknologi.
Hari kedua akan ada pentas seni dari anak-anak TK yang menampilkan kreasi nusantara. Kemudian penampilan siswa SD dan SMP dalam drama, tari, hingga musik. Di tengah kegiatan nantinya juga akan ada edutalk, kemudian ada kolaborasi musik, drama, dan hiburan. Diketahui akan ada juga, penampilan penyanyi Bali, yakni Agung Ketut Rai dan Tika Pagraky. Termasuk juga pameran UMKM, pameran pendidikan dan pagelaran sekolah. (MBP)