Bangunan Toilet SDN 2 Batur Tergerus hingga Amblas Akibat Hujan Deras

 Bangunan Toilet SDN 2 Batur Tergerus hingga Amblas Akibat Hujan Deras

Pengecekan bangunan toilet SDN 2 Batur yang tergerus hingga amblas akibat hujan deras, Jumat 9 Januari 2026.

BANGLI – baliprawara.com
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, menyebabkan terjadinya longsor di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Batur. Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan toilet sekolah tergerus tanah dan amlas hingga jatuh ke lahan pertanian milik warga sekitar, pada Jumat 9 Januari 2026 sore.

Curah hujan yang turun sejak siang hari membuat kondisi tanah di sekitar area sekolah menjadi jenuh air. Situasi tersebut menyebabkan struktur tanah kehilangan daya ikat sehingga mudah tergerus aliran air hujan yang cukup deras.

Akibatnya, bangunan toilet yang berada di sisi area sekolah tidak mampu menahan pergeseran tanah. Bangunan tersebut akhirnya longsor dan terbawa ke bawah, tepatnya ke area lahan pertanian milik warga yang berada di sekitar lokasi sekolah.

Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut, jajaran kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi. Personel Polsek Kintamani mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pengecekan awal terhadap dampak yang ditimbulkan akibat longsor tersebut.

Kapolsek Kintamani, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kejadian longsor terjadi sekitar pukul 14.53 Wita. Saat itu, hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah Desa Batur Tengah dan sekitarnya.

Menurut keterangan yang diperoleh, hujan deras berlangsung cukup lama sehingga membuat tanah di area sekitar bangunan sekolah menjadi labil. Kondisi tersebut diperparah dengan struktur bangunan toilet yang berada cukup dekat dengan kontur tanah yang menurun ke arah lahan pertanian warga.

“Akibat kondisi tanah yang tidak stabil karena kejenuhan air, bangunan toilet sekolah tergerus air hujan dan mengalami longsor hingga jatuh ke lahan pertanian milik warga,” jelas Kapolsek Kintamani.

See also  Perayaan 100 Tahun SDN 1 Apuan Dimeriahkan Tari Hanoman dan Legong Mahawidya

Atas kejadian tersebut, personel Polsek Kintamani langsung turun ke lokasi kejadian. Polisi melakukan pengecekan menyeluruh di area SDN 2 Batur untuk memastikan tidak ada korban jiwa serta mengantisipasi potensi longsor susulan.

Kapolsek Kintamani menyampaikan bahwa dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut. Seluruh aktivitas belajar mengajar di sekolah saat kejadian tidak terdampak secara langsung karena longsor terjadi di area toilet.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian longsor ini mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar. Berdasarkan pendataan awal, kerugian akibat rusaknya bangunan toilet sekolah diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Bangunan toilet yang longsor mengalami kerusakan total dan tidak dapat digunakan kembali. Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Kintamani juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan dengan curah yang cukup tinggi. Warga diminta untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, khususnya wilayah yang rawan longsor atau berada di daerah dengan kontur tanah yang labil. (MBP)

 

redaksi

Related post