Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Adat, Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya

 Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Adat, Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya

Bupati Sanjaya Kerap Foto Bersama Warga di Tiap Rangkaian Agenda Kerjanya. (Ist)

TABANAN, – baliprawara.com

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri serangkaian upacara adat di beberapa lokasi di Kabupaten Tabanan, Selasa, 11 Februari 2025. Kehadirannya sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga tradisi dan budaya daerah.

Bersama rombongan yang terdiri dari anggota DPRD Tabanan dan pimpinan OPD terkait, Sanjaya memulai agenda dengan menghadiri upacara Pemelaspasan di Merajan Gede Pasek Gelgel, Banjar Abianlalang, Desa Wanasari. Upacara yang dipimpin oleh pemangku setempat ini juga mencakup prosesi Ngelungsur Pawintenan Sari, Mepandes (potong gigi), dan Tiga Bulanan bagi tiga bayi. Sebanyak 40 kepala keluarga berpartisipasi dalam upacara ini dengan gotong royong dana sebesar Rp1 juta per keluarga.

Setelah itu, Bupati Sanjaya menghadiri Karya Ngenteg Linggih di Dadia Pande Munduk Bengkel, Banjar Sandan Dauh Yeh Baleran, Desa Sesandan. Upacara ini diikuti oleh 17 kepala keluarga dan dipimpin oleh Mangku Pande serta Mangku Kahyangan Dalem. Sanjaya juga menghadiri Pujawali Nadi di Pura Dadia Pasek Gelgel, Desa Brembeng, Kecamatan Selemadeg.

Dalam sambutannya, Sanjaya mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga adat dan budaya. “Pelaksanaan yadnya ini menunjukkan kekompakan dan kebersamaan yang harus terus dijaga. Pemerintah siap mendukung upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas daerah,” ujarnya.

Ketua panitia karya, Jero Mangku Putu Adi Swidnya, melaporkan bahwa upacara Ngenteg Linggih ini menghabiskan biaya sekitar Rp350 juta, dengan iuran gotong royong sebesar Rp8 juta per keluarga. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bupati dalam menjaga tradisi leluhur.(MBP/r) 

 

See also  Memukau, Drama Gong “Dalem Nusa” Diangkat dari Kisah Kerajaan Sweca Pura

redaksi2

Related post