Bupati Sanjaya Tekankan Harmoni di Festival Imlek dan Cap Go Meh
Bupati Sanjaya Hadiri Festival Imlek 2577 Kongzili dan Cap Go Meh di Tabanan.(Ist)
TABANAN, – baliprawara.com
Festival Imlek 2577 Kongzili dan Cap Go Meh di Tabanan, Senin, 9 Maret 2026, berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga. Kegiatan diawali dengan parade budaya dari Vihara Dharma Catta/Kong Co Bio menuju Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana melalui Jalan Gajah Mada.
Festival yang dibuka langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya ini menampilkan beragam kesenian lintas etnis dan agama. Parade diikuti berbagai komunitas, seperti Paguyuban Sunda, Flobamora, Hadrah Tunggal Sari, drumband SD Immaculata, barongsai, hingga atraksi Barong Landung dan Barong Bangkung.
Selain parade, di panggung utama juga ditampilkan berbagai pertunjukan seni, diantaranya Tari Jayaning Singasana, pertunjukan angklung, wushu, tari Imlek, hingga hiburan bondres dan penampilan band.
Bupati Sanjaya mengatakan festival tersebut menjadi bukti keharmonisan masyarakat Tabanan yang hidup dalam keberagaman. Menurutnya, Tabanan layak disebut sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi.
“Ini membuktikan bahwa masyarakat Tabanan hidup rukun dalam keberagaman. Harmoni ini harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sanjaya juga memasak nasi goreng bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga. Nasi goreng tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang hadir.
Ia menjelaskan, memasak nasi goreng menjadi simbol toleransi dan kebersamaan. Berbagai bahan yang berbeda dapat menyatu menjadi satu hidangan yang lezat, seperti halnya masyarakat yang beragam dapat hidup rukun.
“Seperti nasi goreng, semua bahan dicampur menjadi satu. Begitu juga masyarakat kita, jika bersatu maka akan menghasilkan kebaikan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Liem Surya Adinata mengatakan Festival Imlek dan Cap Go Meh di Tabanan sudah tiga kali digelar. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat.(MBP/r)