Cara Memilih Villa Terbaik untuk Staycation di Bali, Anti Zonk!
Sumber gambar: Bali Villa Realty – Bali Villa For Sale.
MANGUPURA – baliprawara.com
Liburan staycation di Bali sering menjadi pilihan banyak orang, mulai dari couple, keluarga, sampai bareng teman-teman. Apalagi saat ini Bali punya banyak villa estetik yang terjangkau, lho.
Nah biar nggak salah pilih penginapan dan berakhir zonk, kamu bisa ikuti tips berikut ini.
1. Tentukan Lokasi Sesuai Vibe yang Kamu Mau
Masih banyak orang yang tidak tahu kalau setiap area di Bali punya karakter uniknya masing-masing. Jadi, tentukan dulu vibe liburan seperti apa yang kamu cari. Contohnya:
Canggu dan Berawa
Cocok buat kamu yang suka suasana ramai dan nge-hits. Di sini ada banyak café, coworking space, dan beach club untuk party, contohnya Atlas dan FINNS.
Sayangnya, kawasan Canggu dan Berawa kini terbilang overcrowded karena selain pengunjung asing, belakangan mulai banyak digital nomad dan expats yang menetap di daerah tersebut.
Seminyak
Kawasan stylish, modern, dan merupakan salah satu pusat perbelanjaan favorit wisatawan lokal maupun asing. Kamu bisa menjumpai beragam toko oleh-oleh, mall, café, restoran, toko buku, hingga spa di sepanjang jalan Seminyak.
Ubud
Ini pusatnya tempat healing di Bali! Objek-objek wisata di Ubud sangat kental dengan kesenian Bali, mulai dari pahatan, patung, lukisan, silver, hingga pertunjukan tari.
Selain itu, Ubud punya banyak spot hijau yang masih asri, disertai tempat yoga dan meditasi khas Bali. Banyak orang datang ke sini untuk melukat, yakni proses mandi khusus dengan tujuan membersihkan diri menurut Hindu.
Uluwatu
Kalau kamu ingin menikmati sunset di Bali, maka Uluwatu jawabannya. Di sini ada banyak tebing dan pantai yang masih alami. Uluwatu sering dikunjungi wisatawan asing pecinta surfing karena ombak di pantai-pantainya dinilai cukup bagus.
Tapi, bepergian di Uluwatu agak sulit karena masih banyak jalan yang sempit, tidak diaspal (masih berupa bebatuan) dan terpelosok. Lebih baik berkendara dengan sepeda motor sewaan karena masih sedikit layanan transportasi online (seperti Gojek, Grab, dll) di area ini.
Sanur
Nah, kalau kamu datang bersama keluarga, bisa cobain liburan ke Sanur. Daerah ini masih bagian dari kota Denpasar bagian timur, jadi kamu tidak perlu khawatir kesulitan mencari pusat hiburan, mall, toko, restoran, penginapan, hingga angkutan umum dan fasilitas kesehatan.
Vibe Sanur masih cukup santai karena dekat dengan beberapa pantai, contohnya Pantai Matahari Terbit, Sindhu dan Padang Galak. Pun ada juga daerah konservasi penyu yang bisa didatangi gratis, jadi kamu bisa berwisata sekaligus belajar.
2. Tentukan Budget dan Durasi Staycation
Jangan lupa tentukan budget dan durasi staycation sembari memilih tempat berwisata. Harga sewa villa di Bali biasanya berbeda-beda, tergantung pada lokasi (misalnya di area populer seperti Canggu, harga sewa bisa lebih mahal), jumlah kamar, dan fasilitas.
Cara paling ampuh untuk mencari tahu harga sewa villa adalah membandingkan review di platform-platform terpercaya. Misalnya dengan mengecek harga di balivillarealty.com, situs real estate Bali villa for sale and rent terpercaya.
3. Mencari Villa dan Cek Fasilitasnya
Sumber gambar: Bali Villa Realty
Ada beragam cara mencari villa untuk staycation di Bali. Beberapa orang, khususnya wisatawan asing, memilih menggunakan real estate sewa-beli villa seperti Bali Villa Realty.
Jasa property semacam ini biasanya aman karena bersifat resmi dengan kantor serta agent profesional khusus, jadi kamu tidak perlu khawatir kena penipuan. Kamu juga bisa bernegosiasi dengan pemilik properti melalui agent real estate, khususnya jika kamu ingin menyewa villa dalam jangka panjang.
Tak lupa, pastikan villa atau penginapan pilihanmu benar-benar nyaman. Jangan asal terpukau oleh foto yang ditampilkan di laman situs. Kamu harus cek hal-hal berikut ini:
- Ketersediaan wifi stabil (minimal 50–100 Mbps kalau kamu mau sekalian remote work)
- AC (udara Bali biasanya sangat panas, baik siang ataupun malam hari)
- Lingkungan yang aman dan penjaga security
- Layanan housekeeping (cocok jika kamu stay dalam jangka waktu lama)
- Dapur yang lengkap kalau kamu ingin memasak saat staycation.
4. Cek Review Sebelum Memesan
Agar lebih mantap dengan villa pilihanmu, pastikan untuk selalu mengecek review dari pengunjung sebelumnya. Cek ulasan terbaik dan terburuk untuk mendapatkan gambaran objektif terkait kondisi penginapan yang sebenarnya.
Jika memungkinkan, kamu juga boleh meminta video call atau rekaman singkat dan foto terkait kondisi villa saat ini. Hal ini bisa dilakukan kalau kamu menyewa penginapan melalui real estate agent.
5. Perhatikan Aturan Penyewaan
Ketika memesan villa, pastikan kamu memahami aturan penyewaannya dengan cermat. Beberapa hal yang perlu dicek misalnya:
- Kewajiban deposit. Cari tahu apakah kamu perlu melakukan deposit sebelum check in, dan apakah deposit ini bisa di-refund kalau kamu batal menginap.
- Aturan penggunaan fasilitas dalam villa, seperti listrik, air, internet, peralatan dapur dan alat-alat lainnya.
- Aturan mengenai jam berkunjung untuk tamu lain yang tidak menginap.
- Ketentuan terkait boleh/tidaknya membawa hewan peliharaan.
- Ketersediaan sarapan, makan siang/malam dan durasinya.
- Kebijakan maintenance dan asuransi jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan saat menginap.
Kalau semuanya sudah jelas dari awal, maka liburan kamu juga bisa jadi lebih tenang.
Tips Tambahan: Booking Lebih Awal
Biasanya, Bali mengalami lonjakan kunjungan wisatawan lokal maupun internasional menjelang akhir tahun (dikenal juga sebagai high season). Hal ini tentunya akan memengaruhi harga tiket, penginapan, transportasi, dan lain-lain.
Nah maka dari itu, ada baiknya untuk memesan seluruh tiket lebih awal untuk menghindari over budget. Kamu juga bisa saja mendapatkan diskon saat memesan di jauh-jauh hari.
Kesimpulan
Memilih villa terbaik untuk staycation panjang di Bali itu gampang asal kamu tahu apa yang harus diperhatikan. Jangan lupa cek review villa sejeli mungkin untuk menghindari zonk. Semoga bermanfaat!. (MBP/r)