CHAGEE Resmi Hadir di Bali dengan Beach Concept Store Pertama di Asia Tenggara

 CHAGEE Resmi Hadir di Bali dengan Beach Concept Store Pertama di Asia Tenggara

CHAGEE hadir dengan Beach Concept Store Pertama di Asia Tenggara.

MANGUPURA – baliprawara.com
Bali yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya berbagai kalangan untuk menikmati suasana santai kini menghadirkan pengalaman baru melalui kehadiran brand teh internasional, yakni CHAGEE. Selama ini, Bali telah menjadi ruang bagi banyak orang untuk melepas penat, menikmati matahari terbit, hingga berbagi momen bersama orang terdekat. Kini, pengalaman tersebut semakin lengkap dengan hadirnya gerai baru yang menawarkan konsep berbeda dalam menikmati teh.

Pada periode 27 hingga 29 Maret 2026, CHAGEE resmi membuka gerai pertamanya di Bali. Kehadiran ini sekaligus menandai langkah awal ekspansi brand tersebut di luar wilayah Jabodetabek, yang selama ini menjadi basis utama pertumbuhannya di Indonesia.

Sejak pertama kali hadir di Indonesia melalui gerai perdananya di PIK Avenue pada April 2025, CHAGEE menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat. Dalam waktu kurang dari satu tahun, brand ini telah mengoperasikan lebih dari 30 gerai di kawasan Jabodetabek.

Pemilihan Bali sebagai lokasi ekspansi pertama di luar wilayah tersebut bukan tanpa alasan. Pulau ini dinilai memiliki karakter yang sejalan dengan filosofi CHAGEE, yakni sebagai tempat berkumpulnya berbagai budaya dan individu dari berbagai latar belakang.

General Manager CHAGEE Indonesia, Adinda Yozari, menyampaikan bahwa Bali memiliki makna lebih dari sekadar pasar baru. Ia menyebutkan bahwa Bali adalah ruang pertemuan yang selaras dengan nilai yang diusung CHAGEE.

“Bali bukan sekadar destinasi, tetapi tempat yang mempertemukan banyak orang, semangat yang sama dengan yang kami bawa di CHAGEE,” ujar Adinda Yozari, dalam keterangannya, Jumat 27 Maret 2026.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ekspansi ini diharapkan menjadi awal perjalanan yang memiliki makna lebih dalam, khususnya dalam membangun hubungan dengan komunitas lokal.

See also  Donor Darah dan Charity Meriahkan 1 st Anniversary HAI Chapter Bali

Kehadiran CHAGEE di Bali diawali dengan pembukaan gerai bernama CHAGEE Sandbar yang berlokasi di Discovery Mall Kuta. Gerai ini menjadi beach concept store pertama CHAGEE di kawasan Asia Tenggara.

“Nama sandbar sendiri diambil dari istilah yang menggambarkan titik pertemuan arus laut. Filosofi ini kemudian diterjemahkan ke dalam konsep gerai sebagai tempat berkumpul yang alami dan terbuka bagi siapa saja,” ucapnya.

Desain interior gerai ini kata dia, menghadirkan sentuhan khas Bali yang kuat. Pengunjung dapat melihat mural batu hasil karya perajin lokal, serta elemen dekorasi yang memanfaatkan material alami seperti kerang dan batu.

Tidak hanya itu, terdapat juga area display merchandise yang dirancang dengan nuansa tropis serta visual storytelling di dinding yang menceritakan perjalanan CHAGEE kepada para pengunjung, termasuk wisatawan internasional yang datang setiap hari.

Seluruh elemen dalam gerai ini dirancang secara khusus dengan pendekatan lokal, bukan sekadar adaptasi, melainkan interpretasi autentik yang mencerminkan identitas Bali.

Selain CHAGEE Sandbar di Kuta, brand ini juga membuka gerai kedua di Trans Studio Mall Bali. Lokasi ini menghadirkan konsep Tea Bar dengan suasana yang lebih hangat dan nyaman. Kehadiran dua gerai dengan konsep berbeda ini memberikan pilihan pengalaman bagi pengunjung, baik yang ingin menikmati suasana pantai maupun suasana pusat perbelanjaan modern.

Dalam rangka merayakan pembukaan resminya, CHAGEE menggelar berbagai kegiatan menarik di kedua gerai tersebut. Seremoni gunting pita menjadi simbol dimulainya operasional resmi di Bali.

Di Discovery Mall, CHAGEE juga menghadirkan pop-up bertajuk “CHAGEE By The Beach”. Program ini menawarkan berbagai aktivitas seperti sesi tea tasting, pengalaman interaktif, hingga pembagian minuman gratis bagi pengunjung.

See also  Menteri Lingkungan Hidup  Perpanjang Waktu Penutupan TPA Suwung hingga 28 Februari 2026

Antusiasme semakin meningkat dengan hadirnya sesi meet-and-greet bersama Hyoyeon dari SNSD pada 28 Maret. Kehadiran idol K-Pop tersebut menarik perhatian pengunjung dari berbagai wilayah dan menambah kemeriahan suasana selama akhir pekan.

CHAGEE menghadirkan konsep Tea Bar sebagai “ruang ketiga”, yakni tempat di luar rumah dan kantor yang dapat digunakan untuk bersantai dan berinteraksi.

Di tempat ini, pengunjung diajak untuk melambat sejenak dari rutinitas dan menikmati teh yang disajikan dari daun teh asli tanpa tambahan pemanis buatan.

Setiap minuman diracik langsung saat dipesan, memastikan kesegaran dan kualitas tetap terjaga. Selain itu, desain gerai juga dibuat nyaman agar pengunjung dapat menikmati waktu lebih lama.

Menu yang ditawarkan di Bali mencakup berbagai minuman favorit dari CHAGEE. Beberapa di antaranya adalah BO·YA Jasmine Green Milk Tea, Peach Oolong Milk Tea, hingga Da Hong Pao Brewed Tea.

Seluruh minuman dibuat menggunakan daun teh utuh serta susu segar berkualitas tinggi. Selain itu, seluruh produk yang disajikan telah mengantongi sertifikasi halal, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

CHAGEE juga menyiapkan koleksi merchandise eksklusif yang akan dirilis pada kuartal kedua 2026. Koleksi ini mengusung tema khas Bali dengan ilustrasi tropis yang ceria.
Beberapa item yang akan tersedia antara lain mug, tumbler, tas lipat, magnet kulkas, hingga kipas tangan. Desainnya menampilkan elemen seperti bunga sepatu, pohon palem, dan burung Jalak Bali.

Merchandise ini tidak hanya menjadi bagian dari pengalaman brand, tetapi juga dapat dijadikan sebagai kenang-kenangan dari Bali.

Sejak awal kehadirannya di Bali, CHAGEE menunjukkan komitmen untuk menjadi bagian dari komunitas setempat. Seluruh tim operasional gerai terdiri dari talenta lokal.

See also  Semarak Malam Puncak HUT ke-530 Kota Tabanan, Bangkitkan Spirit “Jengah" dan "Menyama Braya”

Selain itu, proses pembangunan CHAGEE Sandbar juga melibatkan perajin Bali, mulai dari pembuatan mural hingga elemen dekoratif lainnya yang seluruhnya bersumber dari lokal.

Adinda Yozari menegaskan bahwa CHAGEE memahami pentingnya menghormati nilai dan tradisi yang ada di Bali. “Kami menyadari bahwa kami hadir di tengah komunitas dengan tradisi dan nilai-nilai yang kuat,” ujarnya.

Melalui pendekatan ini, CHAGEE berharap dapat menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Bali, sekaligus menciptakan ruang yang mempertemukan banyak orang dalam suasana yang hangat dan inklusif. (MBP)

 

redaksi

Related post