Desa Darmasaba Raih Juara I Tata Kelola Pemerintahan Desa Tingkat Nasional Regional II

 Desa Darmasaba Raih Juara I Tata Kelola Pemerintahan Desa Tingkat Nasional Regional II

Perbekel Desa Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabawa Manuaba (tengah) saat menerima penghargaan.

MANGUPURA – baliprawara.com
Pemerintah Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih peringkat pertama dalam lomba administrasi tata kelola pemerintahan desa untuk kategori Regional II pada ajang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Award Tingkat Nasional, 15 Januari 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Desa Nasional yang jatuh pada 15 Januari 2026. Capaian ini menjadi bukti atas konsistensi Desa Darmasaba dalam membangun sistem administrasi dan tata kelola pemerintahan desa yang terstruktur, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Keberhasilan Desa Darmasaba sekaligus mengulang prestasi Kabupaten Badung di ajang serupa. Sebelumnya, pada tahun 2017, Desa Kutuh juga berhasil menyabet juara pertama dalam lomba administrasi pemerintahan desa tingkat nasional. Raihan tersebut menempatkan Kabupaten Badung sebagai salah satu daerah yang dinilai memiliki kualitas tata kelola desa yang baik di tingkat nasional.

Perbekel Desa Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabawa Manuaba, menyampaikan bahwa pencapaian juara pertama ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui sejak tahun sebelumnya. Tahapan penilaian lomba administrasi tata kelola pemerintahan desa tersebut berlangsung sejak Maret hingga November 2025, dengan berbagai indikator dan kriteria yang harus dipenuhi.

Menurutnya, Desa Darmasaba terlebih dahulu mengikuti tahapan penilaian di tingkat kabupaten dan berhasil meraih hasil terbaik pada tahun 2024. Setelah itu, desa ini melanjutkan ke tingkat provinsi dan kembali memperoleh peringkat pertama, hingga akhirnya lolos ke tingkat nasional dan masuk dalam Regional II.

“Dari Badung kami menang di tahun 2024, kemudian naik di tingkat provinsi kami juga menang. Baru dilakukan lomba di tingkat nasional dan Darmasaba masuk di Regional II,” ujar Ida Bagus Surya Prabawa, Selasa 20 Januari 2026.

See also  LPPM Unud Berdayakan Masyarakat Melalui Pendidikan Keluarga Dalam Pencegahan Stunting

Dalam lomba administrasi tata kelola pemerintahan desa ini, terdapat sejumlah aspek yang menjadi bahan penilaian tim juri. Ida Bagus Surya Prabawa menjelaskan bahwa total terdapat 14 item atau bab penilaian yang harus dipenuhi oleh peserta lomba.

Keempat belas item tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Di antaranya adalah tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, inovasi desa, pengelolaan dan pelaporan keuangan, administrasi kelembagaan, hingga aspek pendukung lainnya yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.

Setiap item penilaian tersebut harus disusun secara rinci dan sistematis. Bahkan, dokumen administrasi yang disiapkan oleh Pemerintah Desa Darmasaba mencapai ratusan halaman. Penyusunan dokumen tersebut dilakukan secara bertahap selama kurang lebih sembilan bulan, mulai Maret hingga November 2025.

“Ada 14 bab yang total halaman bisa sampai ratusan halaman untuk menyiapkan. Ini berlangsung dari bulan Maret sampai dengan November 2025,” ungkapnya.

Ida Bagus Surya Prabawa juga menyampaikan bahwa keberhasilan Desa Darmasaba dalam meraih juara pertama tidak terlepas dari keterlibatan seluruh unsur pemerintahan desa. Mulai dari perangkat desa, lembaga desa, hingga pihak-pihak terkait lainnya turut berperan aktif dalam menyiapkan seluruh kebutuhan administrasi dan mendukung proses penilaian.

Seluruh perangkat desa bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing untuk memastikan seluruh data, laporan, serta dokumen pendukung tersusun dengan baik dan sesuai standar penilaian. Koordinasi antarperangkat desa dilakukan secara intensif selama proses persiapan hingga pelaksanaan penilaian.

Dalam proses penilaian tingkat nasional, Desa Darmasaba juga mendapatkan kunjungan dan evaluasi langsung dari tim penilai yang terdiri dari berbagai unsur. Tim tersebut melibatkan wartawan nasional, aparat intelijen, serta pejabat dari Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian terkait.

See also  In Memoriam: I Nyoman Mongol, Jejak Sunyi Seniman Arja dari Ole, Marga, Tabanan

Meski berhasil meraih peringkat pertama di tingkat nasional, Pemerintah Desa Darmasaba menyatakan tetap akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi tersebut mencakup bidang pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta aspek kewilayahan.

Langkah evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa kualitas tata kelola pemerintahan desa dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya. Selain itu, Pemerintah Desa Darmasaba juga menyatakan kesiapan untuk menerima kunjungan dari desa-desa lain yang ingin belajar dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan administrasi dan tata kelola desa.

“Kami siap menerima kunjungan, karena pasti akan banyak desa-desa yang berkunjung untuk belajar. Karena kemarin sebelum penilaian pun kami sudah menerima banyak desa-desa sebalik, yang mungkin akan mewakili kabupaten masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ida Bagus Surya Prabawa menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh perangkat desa dan lembaga desa yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan meraih juara pertama merupakan hasil dari kerja kolektif dan komitmen bersama dalam menjalankan tugas pemerintahan desa.

Ia juga menegaskan bahwa setelah capaian ini, masih terdapat berbagai hal yang perlu dibenahi dan ditingkatkan ke depannya. Pemerintah Desa Darmasaba akan terus berupaya menjaga kualitas pelayanan dan tata kelola desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Namanya juara satu, euforia pasti ada, karena bagaimanapun teman-teman di perangkat desa, ada lembaga yang sudah bekerja dengan luar biasa. Ke depan tentu saja banyak hal yang harus kita perbaiki,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Desa Darmasaba menambah daftar desa berprestasi dari Kabupaten Badung yang mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam bidang administrasi dan tata kelola pemerintahan desa. (MBP/a)

 

redaksi

Related post