Diapresiasi Gubernur Koster, Unwar Satu-satunya PTS di Bali yang Miliki Lab Uji Swab

 Diapresiasi Gubernur Koster, Unwar Satu-satunya PTS di Bali yang Miliki Lab Uji Swab

DENPASAR – baliprawara.com

Rektor unwar, Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp. ParK., mengatakan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar) telah dipercaya oleh pemerintah untuk ikut ambil bagian dalam penanggulangan Covid-19. Bagi perguruan tinggi swasta (PTS) di Bali, Real time PCR yang merupakan alat untuk menguji swab tersebut hanya dimiliki Unwar. Saat ini Unwar hanya memiliki satu alat saja, sehingga diharapkan pemerintah kedepan bisa menambah alat tersebut untuk mempercepat uji lab dalam pandemi Covid-19. 

“Saya meminta kepada bapak Gubernur maupun Satgas covid-19 pusat agar memberi tambahan alat tersebut sehingga mampu mempercepat proses uji lab. untuk menguji swab Covid-19,” kata Prof.Widjana.

Lab Biomolekuler yang dimiliki Universitas Warmadewa ini, menjadi kebanggan tersendiri bagi Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Dr. Drs. A.A Gede Oka Wisnumurti, M.Si., menyatakan kebanggannya apalagi mendapat diapresiasi dari pemerintah utamanya Satgas Covid-19 dalam menguji swab. “Hal ini merupakan suatu tantangan baru bagi Universitas Warmadewa yang dinaungi oleh Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Sekaligus penghargaan kepada Universitas Warmadewa yang tentu  akan dipertanggungjawabkan dengan baik yakni memberikan atau melengkapi fasilitas yang kita punya,” ucap Wisnumurti. 

Unwar merupakan satu-satunya PTS yang memiliki lab biomolekuler, sebagai bagian penting menguji swab dalam perang melawan pandemi Covid-19. Yang teranyar, lab tersebut sudah pindah ke gedung baru yang bersebelahan langsung dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar. Di lab ini sekarang sudah bisa memeriksa spesimen pasien Covid-19. Setelah sebelumnya dilakukan optimasi atau percobaan dengan spesimen yang datang dari RSUP Sanglah dengan hasil sangat baik yakni tak kurang dari 6 jam hasil dari uji swab tersebut sudah bisa didapatkan, karena menggunakan alat Real Time PCR. 

See also  Tiga Cluster Ini, Picu Lonjakan Hingga 300 Kasus Rata-rata Per Hari di Bali

Bahkan apresiasi datang dari Gubernur Bali Wayan Koster yang hadir langsung meninjau Lab Biomolekuler Unwar, Rabu (6/5). Kehadiran Gubernur Bali Wayan Koster yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, didampingi Ketua Harian Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 di Bali, Dewa Indra disambut Rektor unwar, Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp. ParK., dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Dr. Drs. A.A Gede Oka Wisnumurti, M.Si. 

Gubernur Bali Wayan Koster saat mengunjungi lab biomolekuler yang dimiliki oleh FKIK Unwar menyampaikan apresiasi kalau lembaga pendidikan tinggi ini telah memberikan kontribusi dalam rangka perang melawan pandemi Covid-19. Menurut Koster, pasien dalam pengawasan (PDP) sekarang kecenderungannya mulai menurun. Oleh karena itu, kalau memang sudah memungkinkan, pihaknya berharap tidak perlu lagi rapid test, tetapi langsung diuji swab. “Walaupun menunggu waktu lebih lama, tetapi tidak perlu melakukan satu proses secara bertahap,’’ kata Koster menambahkan. (MBP4)

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *