Djakarta Warehouse Project 2026 Kembali ke Jakarta, Digelar 11-13 Desember

 Djakarta Warehouse Project 2026 Kembali ke Jakarta, Digelar 11-13 Desember

JAKARTA – baliprawara.com
Djakarta Warehouse Project (DWP), dipastikan kembali hadir di Jakarta pada akhir tahun 2026. Ismaya Live secara resmi mengumumkan bahwa festival musik elektronik terbesar di Indonesia tersebut akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 11, 12, dan 13 Desember 2026.

Kembalinya DWP ke bulan Desember sekaligus menandai kembalinya tradisi yang telah melekat erat dengan para penggemar festival ini selama bertahun-tahun. Bagi komunitas DWP, Desember bukan hanya penutup tahun, tetapi juga momen yang identik dengan perayaan musik dansa berskala internasional.

Pengumuman tersebut menjadi penanda bahwa DWP kembali hadir pada momentum yang selama ini paling dinantikan oleh para pengunjung setianya. Selama lebih dari satu dekade, bulan Desember telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan festival tersebut.

Penyelenggaraan DWP edisi 2026 sepenuhnya didedikasikan untuk komunitas yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan festival tersebut. Mulai dari pengunjung internasional, loyalis lokal, hingga para pelaku industri musik dansa yang turut menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota penting dalam peta musik elektronik dunia.

Bagi komunitas DWP, bulan Desember selalu menghadirkan atmosfer yang berbeda. Momen tersebut menjadi waktu ketika energi perayaan akhir tahun berpadu dengan berbagai pengalaman yang tercipta di setiap panggung festival.

Jakarta sendiri kembali dipilih sebagai rumah utama DWP. Kota metropolitan tersebut dinilai memiliki skala, semangat, serta karakter yang sejalan dengan identitas festival yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Dengan latar cakrawala ibu kota yang ikonik, Jakarta tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan, tetapi juga bagian penting dari keseluruhan pengalaman yang ditawarkan Djakarta Warehouse Project.

Djakarta Warehouse Project pertama kali lahir pada tahun 2008 melalui acara klub bernama Blowfish Warehouse Project yang digelar di klub Blowfish, Jakarta.

Seiring berjalannya waktu, acara tersebut berkembang menjadi salah satu festival musik elektronik terbesar di Asia. DWP mengusung keberagaman musik dansa dengan menghadirkan berbagai sub-genre melalui sejumlah panggung yang berbeda.

Salah satu ikon festival ini adalah panggung utama berbentuk burung Garuda yang dikenal dengan nama “Garuda Land”. Desain tersebut terinspirasi dari lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila.

Selama penyelenggaraannya, DWP telah menghadirkan banyak nama besar industri musik dunia. Sejumlah musisi internasional yang pernah tampil antara lain Calvin Harris, Steve Aoki, Carl Cox, Skrillex, Tiesto, Diplo, Major Lazer, Martin Garrix, David Guetta, Armin van Buuren, Axwell x Ingrosso, hingga DJ Snake.

Festival yang awalnya digelar dalam format satu hari kemudian berkembang menjadi dua hari pada 2014. DWP juga pernah menghadirkan konsep Life in Color yang dikenal sebagai pesta warna terbesar di dunia. Pada tahun 2015, DWP memperoleh penghargaan sebagai “Best EDM Festival 2015” dari EDM Sauce. Setahun kemudian, festival ini mencatat kehadiran lebih dari 20 ribu pengunjung internasional yang berasal dari 39 negara.

Tahun 2017 menjadi momen penting lainnya ketika DWP menghadirkan debut konsep tur Elrow dari Barcelona di Asia. Pada tahun yang sama, unsur hip hop mulai diperkenalkan dengan kehadiran keluarga besar 88rising dan rapper Desiigner.

Edisi ulang tahun ke-10 pada tahun 2018 digelar di GWK Cultural Park, Bali, dan untuk pertama kalinya berlangsung selama tiga hari. Setahun berselang, DWP kembali ke Jakarta dan mencatat rekor dengan menarik lebih dari 90 ribu pengunjung di JiExpo Kemayoran pada 13 hingga 15 Desember 2019.

Pandemi Covid-19 membuat festival ini beralih ke format virtual melalui DWPV dan DWPV 2.0 hingga tahun 2021. Pada 2022, Djakarta Warehouse Project kembali digelar secara langsung dan berhasil menarik pengunjung dari lebih dari 34 negara selama tiga hari pelaksanaan. Kemudian pada 2023, DWP merayakan usia ke-15 dengan kembali digelar di GWK Cultural Park, Bali.

Sebagai informasi, Ismaya Live merupakan divisi penyelenggara acara dari Ismaya Group yang dibentuk pada tahun 2011. Perusahaan ini berfokus menghadirkan pengalaman hiburan dengan produksi berskala internasional serta konsep yang inovatif.

Selain Djakarta Warehouse Project, Ismaya Live juga dikenal melalui sejumlah acara besar lainnya seperti We The Fest, Jakarta Culinary Feastival, hingga Sunny Side Up Tropical Festival.

Berbagai nama besar dunia pernah masuk dalam portofolio penyelenggaraan Ismaya Live, mulai dari One Direction, Katy Perry, John Legend, Phoenix, Hardwell, hingga pertunjukan Broadway seperti Stomp. Melalui berbagai acara tersebut, Ismaya Live terus berupaya menghadirkan pengalaman hiburan yang berkesan bagi para pengunjung di Indonesia maupun mancanegara. (MBP)

 

redaksi

Related post