DTIK Festival 2026, Usung Teknologi Hijau, Hadirkan Pameran TIK hingga Bursa Kerja

 DTIK Festival 2026, Usung Teknologi Hijau, Hadirkan Pameran TIK hingga Bursa Kerja

Kepala Dinas Kominfos Kota Denpasar, Gde Wirakusuma Wahyudi, S.Sos. memberi keterangan dihadapan Wakil Wali Kota Denpasar, terkait gelaran DTIK Fest 2026.

DENPASAR – baliprawara.com
Pemerintah Kota Denpasar kembali menggelar DTIK Festival 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Denpasar. Kegiatan ini digagas oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Kota Denpasar dengan melibatkan kolaborasi sembilan perangkat daerah.

Mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow atau Menyelaraskan Teknologi untuk Masa Depan yang Lebih Hijau, festival ini dirancang sebagai ruang temu antara transformasi digital dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar, Gde Wirakusuma Wahyudi, S.Sos., menyampaikan bahwa DTIK Festival 2026 akan berlangsung mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2026, bertempat di Taman Kota Lumintang, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), dan Graha Sewaka Dharma. “Festival ini menghadirkan pameran teknologi, aneka lomba, seminar, serta workshop yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, startup, akademisi, komunitas, pelajar, hingga masyarakat umum,” katanya di hadapan Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, dalam jumpa media di Gedung Dharma Negara Alaya, Kamis 26 Februari 2026.

Lebih lanjut kata dia, semangat kolaborasi menjadi fondasi utama penyelenggaraan DTIK Festival 2026. Yang mana kata dia, Pemerintah Kota Denpasar mendorong sinergi antar sektor agar teknologi dapat terintegrasi dengan ekonomi kreatif, budaya, ketenagakerjaan, hingga pelayanan publik. “Berbalut spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, festival ini menghadirkan beragam kegiatan pendukung dari masing-masing perangkat daerah,” bebernya.

Dikatakan, untuk Dinas Koperasi dan UMKM, menghadirkan acara SENJA yang menampilkan pameran UMKM, lomba, serta workshop kreatif. Sementara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar menggelar Gema Tridatu dengan berbagai produk Industri Kecil Menengah (IKM).

Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan turut meramaikan melalui Bazar Pangan guna menjaga stabilitas harga serta Lomba Ikan Mas Koki Bali sebagai upaya pelestarian trah asli Bali.

See also  Terpilih Sebagai Rektor UNHI Masa Bhakti 2026-2030, Cokorda Gde Bayu Putra Siap Wujudkan Good University Governance Berbasis Dharma

Dinas Pertanian menghadirkan layanan vaksinasi, pemeriksaan hewan, serta kastrasi hewan peliharaan. Sedangkan Dinas Tenaga Kerja menggelar bursa kerja yang menyediakan ribuan lowongan dari ratusan perusahaan, lengkap dengan layanan sertifikat kompetensi.

Rangkaian acara juga diawali dengan Parade Ngelawar dan Apresiasi Budaya HUT ke-238 Kota Denpasar yang digelar Dinas Kebudayaan. Pada hari terakhir, 1 Maret 2026, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan kegiatan Fun Walk dengan berbagai hadiah dan doorprize di kawasan Lumintang.

Sebagai penyelenggara utama, Diskominfos Kota Denpasar menghadirkan pameran inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), lomba, workshop, serta literasi digital.

Sebanyak 35 stan pameran TIK menampilkan inovasi dari akademisi, startup, komunitas, dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Pameran ini menjadi sarana promosi sekaligus edukasi layanan publik berbasis digital.

Peserta pameran berasal dari berbagai kalangan, termasuk komunitas seperti Brown Bag Films Bali, Balinimation, Mafindo Wilayah Bali, Baliola, Koding Akademi, Palm Studio, Gumi Production, hingga Wasana/Pesona Plastik. Asosiasi Profesional IT (APIT) Bali juga turut ambil bagian.

Dari unsur pendidikan, sejumlah perguruan tinggi dan sekolah terlibat, di antaranya Institut Desain dan Bisnis Bali, Universitas Pendidikan Ganesha, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia, Universitas Bali Internasional, Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Primakara, SMK TI Bali Global Denpasar, SMK Negeri 1 Denpasar, ITB STIKOM Bali, serta Institut Teknologi dan Kesehatan Bali.

Tak hanya itu, inovasi pelayanan publik juga dipamerkan oleh sejumlah lembaga dan perangkat daerah seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, BPBD Kota Denpasar, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Badan Riset dan Inovasi Daerah, Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

See also  Wanita Rusia Pemilik Ganja Kering, Dideportasi Rumah Detensi Imigrasi Denpasar

DTIK Festival 2026 juga menghadirkan beragam workshop yang menekankan penguatan kapasitas teknologi sekaligus nilai kemanusiaan, inklusivitas, dan keberlanjutan.
Tema yang diangkat meliputi kemanusiaan, apresiasi film pendek untuk anak dan keluarga, hingga kampanye stop kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan melalui media edukatif.

Literasi digital diperkuat melalui sesi berbagi konten media sosial serta kampanye kreatif pengendalian tembakau oleh generasi muda. Sementara inovasi teknologi dibahas dalam workshop seperti “SECURE YOUR LEGACY: From Canvas to Chain”, “Tech Meets Nature: Coding for a Greener Tomorrow”, pembuatan gim “Forest Defender” dengan Unity, serta AI Ready ASEAN for Youth and Educator.

Isu lingkungan turut diangkat melalui sesi pengelolaan sampah rumah tangga. Industri kreatif diperkuat lewat Bali Animation Fest dan workshop animasi 2D serta 3D yang melibatkan studio, akademisi, dan talenta muda.
Berbagai lomba juga difokuskan pada teknologi dan lingkungan, antara lain lomba video drone, lomba video pengelolaan sampah tingkat desa/kelurahan, lomba video berbasis Artificial Intelligence (AI), e-sport, dan lomba menyanyi anak.

Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, DTIK Festival 2026 menghadirkan berbagai layanan mobil keliling di kawasan Jalan Majapahit. Layanan tersebut meliputi Mobil Samsat, Mobil Perpustakaan Keliling, Mobil Pelayanan Pajak, Mobil SIM Keliling, Mobil BNN, serta Mobil Kas Keliling Bank Indonesia.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini selama tiga hari pelaksanaan, termasuk pada akhir pekan.

Sebagai wujud komitmen terhadap konsep ramah lingkungan, area festival dilengkapi dengan penataan waste station dan sistem pengelolaan sampah terintegrasi.
Penyelenggaraan DTIK Festival 2026 didukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar sebesar Rp 458.560.000.

Melalui kegiatan ini, Kota Denpasar kembali menegaskan komitmennya sebagai kota cerdas yang mengintegrasikan transformasi digital dengan keberlanjutan lingkungan, sekaligus membangun ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan. (MBP)

See also  Pemprov Bali Raih Skor Tertinggi pada SPI Tipe Sedang dengan Skor 77,97

 

redaksi

Related post