Duta Anak Denpasar Luncurkan “TEMAN CERIA”, Layanan Skrining dan Teman Cerita untuk Kesehatan Mental Anak

 Duta Anak Denpasar Luncurkan “TEMAN CERIA”, Layanan Skrining dan Teman Cerita untuk Kesehatan Mental Anak

Duta Anak Denpasar luncurkan “TEMAN CERIA”, layanan skrining dan teman cerita untuk kesehatan mental anak. (ist)

DENPASAR – baliprawara.com
Upaya meningkatkan kesadaran kesehatan mental anak terus digencarkan oleh Duta Anak Kota Denpasar melalui peluncuran program TEMAN CERIA (Teman Cerita Anak Kota Denpasar) yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya, Sabtu 2 Mei 2026. Program ini hadir sebagai ruang aman bagi anak untuk bercerita, sekaligus mendorong mereka agar tidak memendam masalah sendirian.

Program yang digarap bersama Forum Anak Kota Denpasar ini menghadirkan layanan skrining kesehatan mental gratis berbasis web. Anak-anak yang telah melakukan skrining nantinya dapat melanjutkan ke sesi “teman cerita”, yaitu konseling ringan bersama 10 Duta Anak Kota Denpasar yang tersedia setiap hari selama dua jam.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa TEMAN CERIA lahir dari keresahan melihat masih banyak anak yang ragu untuk bercerita. “Banyak anak sebenarnya ingin didengar, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan teman sebaya yang siap mendengarkan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan sendiri telah dimulai sejak pelatihan panitia pada 26 April 2026, yang dilanjutkan dengan proses produksi video kampanye kesehatan mental oleh para duta dan pengurus forum anak. Puncaknya berlangsung pada 2 Mei melalui acara peluncuran yang dihadiri tamu undangan dari berbagai instansi.

Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan 10 Duta Anak Kota Denpasar yang akan menjadi fasilitator layanan teman cerita. Suasana semakin hangat saat sesi talkshow bersama psikolog membahas pentingnya ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan perasaan.

“Anak tidak selalu membutuhkan solusi, kadang mereka hanya butuh didengarkan. Kehadiran teman sebaya bisa menjadi jembatan pertama sebelum anak mencari bantuan profesional,” jelas narasumber psikolog dalam sesi diskusi.

See also  Ratusan Mahasiswa Baru UNR Ikuti AKKI 2025, Ajang Tempa Mental dan Karakter

Setelah talkshow, peserta diajak menyaksikan film pendek karya Duta Anak dan Forum Anak Kota Denpasar yang mengangkat isu kesehatan mental dari sudut pandang anak. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi refleksi yang dipandu psikolog dari dinas terkait.

Momen peluncuran website TEMAN CERIA menjadi penutup rangkaian acara. Peluncuran ditandai dengan penancapan wayang berbentuk maskot TEMAN CERIA ke batang pisang oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, Ketua Anak Kota Denpasar, serta Ketua Pelaksana. Para tamu undangan juga berkesempatan mencoba langsung website sebagai bentuk dukungan terhadap layanan ini.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Melalui TEMAN CERIA, Duta Anak Kota Denpasar berharap semakin banyak anak berani membuka diri, mencari bantuan, dan menyadari bahwa mereka tidak harus menghadapi masalah sendirian. (MBP/r)

 

redaksi

Related post