Final Turnamen Tenis Piala Direktur Pascasarjana UNR Pertemukan Tim UNHI dengan Tim Unud
Direktur Pasca Sarjana UNR DR Nyoman Utari Dewi dan Prof IB Yudha Triguna Bersama Tim Tenis Peserta Kejuaraan. (ist)
MANGUPURA – baliprawara.com
Tim tenis lapangan dari dua Universitas, akan beradu strategi di Final Turnamen Tenis Piala Direktur Pascasarjana Universitas Ngurah Rai. Dua universitas yakni Tim Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Dengan Tim Universitas Udayana (UNUD), akan bertanding setelah sebelumnya pada babak semifinal, masing masing mengalahkan lawan-lawannya.
Tim Universitas Hindu Indonesia mampu mengalahkan tim Keris Badung dengan skor tipis 2-1, sementara tim Universitas Udayana mengalahkan tim RS Sanglah juga dengan skor 2-1, yang dimainkan Sabtu, 10 Mei 2025 di lapangan tenis Universitas Ngurah Rai Denpasar.
Penentu kemenangan tim UNHI dihasilkan pasangan Ida Bagus Mega Antara-Nyoman Suarta. Mereka mampu mengalahkan pasangan Ngurah Kusuma-Gede Arnawa dengan skor 7-6.
Sementara penentu kemenangan tim UNUD diperoleh dari pasangan Catur-Suryadi yang mengalahkan pasangan Dirut RS Sanglah dokter Wayan Sudana yang berpasangan dengan dokter Ngurah.
Ketua tim tenis UNHI Prof Ida Bagus Yudha Triguna menyatakan kegembiraannya karena tim asuhannya menang. Sementara kapten tim UNUD Agung Suryadi puas dengan hasil ini, terutama saat pasangan UNUD Komang Arya-Frangky diluar dugaan berhasil menumbangkan pasangan kuat RS Sanglah Indaryanto Kencur/dokter Yudi dengan skor 7-5.
Direktur pascasarjana Universitas Ngurah Rai Dr. Nyoman Utari Dewi, bersama Ketua Pelti Pengkab Badung Ketut Wisuda, menyaksikan langsung babak semifinal. Ia menyatakan kepuasaannya dan bangga bisa menyaksikan langsung babak semi final.
“Turnamen tenis ini merupakan komitmen dari Universitas Ngurah Rai dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan sportivitas di kalangan civitas akademika dan masyarakat umum,” ucapnya.
Ketua Pelti Pengkab Badung Ketut Wisuda mengatakan salut dengan adanya kejuaraan tenis piala direktur pascasarjana UNR ini, mudah-mudahan kejuaraan serupa bisa dilaksanakan rutin setiap tahun dengan mengundang peserta yang lebih banyak, serta menambah fasilitas jumlah lapangan yang ada agar pelaksanaan pertandingan tidak membutuhkan waktu yang lama. (MBP)