Gelar Agung Pacalang Bali, Jaga Bali Sebaik-baiknya
DENPASAR – baliprawara.com
Bali dikenal hingga mancanegara karena keindahan alamnya, keragaman dan keunikan budaya, serta adat istiadat. Juga dikenal karena keamanan, kedamaian, ketertiban dan kerukunannya.
Kondisi Bali yang demikian itu patut dijaga bersama-sama. Pacalang sebagai satuan keamanan tradisional memiliki peran strategis dalam ikut menjaga keamanan dan ketertiban Bali sebaik-baiknya. “Pacalang Bali yang jumlahnya sekitar 200 ribu yang tersebar di 1.500-an desa adat, hendaknya ikut menjaga Bali sebaik-baiknya. Jaga kasukerthan Bali dan dukung program pembangunan Gubernur Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” harap Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet saat menyampaikan pengaksama pada acara Gelar Agung Pacalang Bali 2025 di Lapangan Niti Mandala Renon, Sabtu (15/3).
Di samping keamanan dan ketertiban, bendesa adat dan pacalang, juga mesti tetap menjaga toleransi antarumat beragama. “Sebentar lagi umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi. Demikian juga juga umat muslim pada bulan ramadhan ini sedang menunaikan ibadah puasa. Jaga kerukunan, kedamaian dan toleransi, serta saling menghormati, dalam semangat NKRI,” ujarnya.
Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet juga bangga karena kehadiran bendesa adat dan pacalang se-Bali sangat kompak dalam acara Gelar Agung Pacalang Bali 2025. Acara ini sangat berkesan. Pertama kali digelar, namun lancar dan sukses.
Seperti diketahui, dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan menjelang Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1947, serta pendataan pacalang se-Bali, MDA Provinsi Bali melaksanakan Gelar Agung Pacalang Bali.
Acara yang mengusung tema “Melarapan Gelar Agung Pacalang Bali prasida ngawerdiang kasukertan jagat Bali sekala dan niskala” ini
sebagai bentuk kesiapan dan sinergi pacalang Bali dalam mengamankan pelaksanaan Catur Bratha Panyepian di wewidangan desa adat.
Acara ini dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster sebagai Manggala Utama Gelar Agung Pacalang Bali, Pangdam IX Udayana, Kapolda Bali, bupati/walikota se-Bali, dan undangan lainnya. (MBP2)