Gempabumi Tektonik M 4,7 Dirasakan di Kabupaten Badung
MANGUPURA – baliprawara.com
Wilayah Kabupaten Badung dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik, pada Minggu 1 Maret 2026 pukul 11.52 WITA. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,5.
Menurut Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, CAHYO NUGROHO, SE, S.Si., episenter gempabumi ini terletak pada koordinat 9.33° LS; 115.50 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 63 km Tenggara Kuta Selatan, Bali pada kedalaman 75 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (Thrust-Fault),” katanya dalam keterangan tertulisnya. .
Lebih lanjut dikatakan, adapun dampak gempabumi berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, berupa guncangan dirasakan di wilayah Kota Denpasar, Kab. Badung, Kab.Lombok Tengah, Kab. Lombok Barat, Kota Mataram III MMI., Kab. Tabanan, Kab. Gianyar, Kab. Lombok Timur, Kab. Sumbawa, Kab. Sumbawa Barat II MMI. “Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” bebernya.
Hingga hari Minggu, 1 Maret 2026 pukul 12.15 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (MBP)