I Gusti Ngurah Arimbawa, Ayahanda Grup Band [XXX] Berpulang
I Gusti Ngurah Arimbawa
DENPASAR – baliprawara.com
I Gusti Ngurah Arimbawa, ayahanda personel Grup Band [XXX](Triple X); Rahtut, Rahtwo, dan Rahmink serta Ketua Pramusti Bali, I Gusti Ngurah Murthana (Rahman) berpulang Selasa, 28 Januari 2026. Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 23.40 WITA dalam usia 84 tahun karena sakit di RS Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.
I Gusti Ngurah Arimbawa merupakan sosok panutan keluarga dan kerabat serta disegani oleh masyarakat. Almarhum asal Dusun Sarimertha, Desa Negari, Banjarangkan, Klungkung itu dikenal sebagai sosok pekerja keras, jujur, dan visioner.
Anak tertua almarhum, I Gusti Ngurah Murthana yang akrab disapa Rahman, mengenang sang ayah sebagai figur yang membangun kehidupan dari titik nol dan menanamkan nilai kejujuran serta kerja keras kepada anak-anaknya.
Baginya, ayahandanya sebagai teladan bagi keluarganya. “Ayah adalah teladan bagi kami. Dalam kondisi sesulit apa pun, beliau selalu mengajarkan tetap jujur, bekerja keras, dan tidak menyerah pada keadaan,” ujar Rahman.
Rahman menuturkan, salah satu fase paling krusial dan sangat menentukan dalam kehidupan almarhum terjadi pada tahun 1972. Saat itu almarhum memutuskan pindah dari Klungkung ke Denpasar bersama anak-anaknya yang masih kecil.
Ketika itu, dalam keterbatasan ekonomi dan tanpa pekerjaan tetap, almarhum menjual perhiasan keluarga demi membeli sebidang tanah di kawasan Kereneng, yang kini dikenal sebagai Jalan Tunjung, Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara.
Di awal masa perantauan, almarhum menjalani hari-hari penuh ketidakpastian. Hingga suatu ketika, ia melihat ada peluang dari kebutuhan sederhana sebuah rumah yang sedang dibangun.
Dari menghubungkan pemasok pasir dan material bangunan, usaha kecil itu perlahan berkembang menjadi sebuah toko bahan bangunan yang ditekuni puluhan tahun dan dijadikan sebagai sumber penghidupan bagi keluarga.
Tak hanya itu, selain dikenal sebagai pengusaha, almarhum juga merupakan tokoh adat dan seni yang disegani. Keluarganya dikenal luas sebagai keluarga seniman, terutama melalui Grup Band [XXX](Triple X) yang berdiri pada 2003 dan telah melahirkan sejumlah karya musik populer. Grup ini pun tetap eksis hingga kini dan diterima luas, khususnya di kalangan generasi muda Bali.
Selama hidupnya almarhum dikaruniai sembilan orang anak. Dua di antaranya telah berpulang lebih dahulu. Anak-anak yang ditinggalkan kini diantaranya Rahman, Rahtut, Rahtwo, Rahde, Rahmink, Rah Alit, dan Ary Maya, yang dikenal telah mapan di bidang masing-masing. Ary Maya juga dikenal sebagai vokalis lagu populer Denpasar Kotaku.
Rencananya, jenazah almarhum akan diberangkatkan ke rumah duka di Dusun Sarimertha, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung Selasa, 3 Februari 2026. Kemudian upacara nyiramin dilangsungkan Kamis, 5 Februari 2026 pukul 13.00 Wita, dilanjutkan upacara Ngaskara, Menekbya, dan Mameraas pukul 15.00 Wita. Sementara Upacara Palebon dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026 pukul 12.15 Wita. (MBP2)