Imlek 2577, INTI Bali dan Konjen RRT Beri Penghargaan kepada Lie Sing Khoen, Veteran Pejuang Kemerdekaan RI
Konjen RRT dan Ketua INTI Bali memberi apresiasi kepada veteran pejuang kemerdekaan RI, mendiang Lie Sing Khoen, saat acara Malam Persaudaraan Perayaan Imlek 2577 keluarga besar INTI Bali, Jumat 20 Februari 2025.
DENPASAR – baliprawara.com
Serangkaian perayaan Imlek 3577 tahun 2026, Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) Provinsi Bali dan Konjen RRT di Denpasar juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Lie Sing Khoen, veteran pejuang kemerdekaan RI, Jumat 20 Februari 2025 dalam acara Malam Persaudaraan Perayaan Imlek 2577 keluarga besar INTI Bali di Hongkong Garden Restoran.
Penghargaan itu diserahkan Ketua INTI Bali Putu Agung Prianta kepada salah satu cucu mendiang, Romo Sin (Sudiarta Indrajaya), disaksikan Konjen RRT di Denpasar Mr.Zhang Zhisheng, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Sekda Denpasar IGN Edy Mulya dan sejumlah pejabat lainnya.
”Atas nama INTI Bali saya merasa bangga atas dinobatkannya kakek Ketua Pembina INTI Bali, Romo Sin sebagai Veteran Pejuang Kemerdekaan oleh LVRI Bali. Dalam Kesempatan ini ijinkan saya memberikan penghargaan kepada keluarganya Romo Sin,” ujar Agung Prianta.

Konjen RRT di Denpasar Mr. Zhang Zhisheng, juga memberi apresiasi terhadap INTI Bali dan LVRI Bali yang telah memberikan penghargaan kepada Lie Sing Khoen, salah satu veteran pejuang keturunan Tionghoa. “Saat saya menghadiri Imlek Hainan School Bali, saya kagum dan bangga mendengar bahwa ada warga Tionghoa diberi gelar veteran pejuang Kemerdekaan RI. Hal ini tentu menunjukkan bahwa warga Tionghoa juga turut ambil bagian dalam Kemerdekaan RI,” kata Konjen RRT.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran RI Provinsi Bali serangkaian HUT ke-69 LVRI, Jumat (6/2/2026) memberi penghargaan kepada Lie Sing Khoen, seorang veteran pejuang keturunan Tionghoa, karena ikut berjuang merebut dan mempertahankan Kemerdekaan RI (1945-1949).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran RI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Saputera, S.H. menyampaikan, Lie Sing Khoen lahir tahun 1903, beralamat Banjar Gemeh, Pekambingan, Desa Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. Usia mendiang yang lebih tua 27 tahun dari I Gusti Bagus Saputera, memiliki jasa yang besar dalam perjuangan merebut dan mempertahankan Kemerdekaan NKRI 17 Agustus 1945. Sebagai pejuang Kemerdekaan RI, beliau layak mendapat gelar kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI (1945 – 1949).
”Semangat perjuangan beliau, kini diteruskan dan diamalkan dalam praktik sehari-hari oleh oleh cucu-cucunya, seperti Romo Sin atau Sudiarta Indrajaya,” ujarnya.
Dikatakan, pemberian penghargaan kepada mendiang berdasarkan data dan fakta di lapangan. Beliau betul-betul membantu perjuangan dan sudah membuktikan dalam sejarah perjuangan kemerdekaan. Saya dan teman teman mengetahui dan menjadi saksi, mendiang berdharma bakti tanpa pamrih untuk kemerdekaan RI. (MBP2)