Inovasi B-MARC Perkuat Layanan Refraksi Terintegrasi RS Mata Bali Mandara
RS Mata Bali Mandara
Oleh dr. I.A. Gita Puspita
Rumah Sakit Mata Bali Mandara terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit khusus mata yang menyediakan pelayanan kesehatan mata komprehensif. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui inovasi bernama Bali Mandara Refraksi Center (B-MARC). Inisiatif ini diarahkan untuk mengintegrasikan berbagai layanan refraksi yang telah dimiliki rumah sakit dengan pendekatan pelayanan yang lebih terencana, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Saat ini RS Mata Bali Mandara telah memiliki beragam pilihan pelayanan refraksi dengan dukungan teknologi medis, mulai dari pelayanan untuk anak-anak hingga dewasa dan lanjut usia. Layanan tersebut meliputi Orthokeratology (Ortho-K), LASIK, FemtoLASIK, SMILE, Implantable Collamer Lens (ICL), Refractive Lens Exchange (RLE), layanan lensa premium, serta berbagai layanan pendukung lainnya. Keberagaman layanan yang telah ada tersebut memungkinkan rumah sakit memberikan pilihan penanganan gangguan refraksi sesuai usia, kondisi mata, kebutuhan visual, dan indikasi medis masing-masing pasien. Dengan demikian pelayanan refraksi tidak hanya berfokus pada koreksi penglihatan pada satu waktu, tetapi juga memperhatikan perjalanan kondisi penglihatan pasien yang membutuhkan evaluasi dan pemantauan secara berkelanjutan.
Pelayanan Refraksi
yang Berkesinambungan
Gangguan refraksi merupakan kondisi yang dapat dialami pada berbagai tahap kehidupan, mulai dari masa anak-anak hingga usia lanjut. Kebutuhan koreksi penglihatan dan pendekatan penanganannya dapat berbeda sesuai pertumbuhan, perubahan kondisi mata, aktivitas, serta kebutuhan visual seseorang. Oleh karena itu pelayanan refraksi membutuhkan pendekatan yang tidak berhenti pada pemeriksaan atau tindakan tertentu, tetapi juga memperhatikan kesinambungan pelayanan melalui edukasi, evaluasi, pemantauan, dan tindak lanjut sesuai kebutuhan klinis pasien. Di sinilah masih terjadi gap mata rantai pelayanan, sehingga berupaya ditangani melalui inovasi B-MARC.
Melalui Inovasi B-MARC, RS Mata Bali Mandara mengembangkan pendekatan pelayanan refraksi yang lebih komprehensif, sehingga pasien dapat memperoleh akses terhadap pilihan pelayanan yang sesuai dengan tahapan kebutuhan penglihatannya. Pengembangan ini juga diarahkan untuk membangun hubungan pelayanan jangka panjang antara pasien dan rumah sakit, dengan tetap mengedepankan pemeriksaan klinis, keselamatan pasien, serta ketepatan indikasi medis.
Mengembangkan Konsep
Rumah Sakit Wisata Medis
Sebagai rumah sakit khusus mata yang mengembangkan konsep wisata medis (medical tourism), RS Mata Bali Mandara memiliki peluang untuk menjangkau masyarakat tidak hanya dari Bali, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia termasuk wisatawan yang sedang berkunjung ke Bali. Pelayanan terhadap pasien yang berasal dari luar Bali memiliki tantangan tersendiri. Jarak geografis, waktu perjalanan, kebutuhan akomodasi, serta keterbatasan kesempatan untuk berkunjung berulang kali menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam merancang pengalaman pelayanan pasien.
Kondisi ini yang menjadi dasar bagi RS Mata Bali Mandara untuk mengembangkan pendekatan pelayanan yang tidak hanya mengandalkan interaksi tatap muka di rumah sakit. Diperlukan sistem yang memungkinkan calon pasien memperoleh informasi dan konsultasi awal sebelum melakukan perjalanan ke Bali, serta mendukung komunikasi dan tindak lanjut setelah memperoleh pelayanan. Dengan pendekatan tersebut, rumah sakit diharapkan dapat memberikan pengalaman pelayanan yang lebih mudah, efisien, dan terencana bagi pasien, khususnya mereka yang berasal dari luar daerah.
B-MARC Mengembangkan Konsep
Connected Patient Care
Menjawab kebutuhan tersebut saat ini RS Mata Bali Mandara sedang membangun inovasi B-MARC. Inovasi B-MARC dikembangkan melalui pendekatan Connected Patient Care, yaitu konsep pelayanan yang menghubungkan pasien dengan dokter dan sistem pelayanan rumah sakit melalui proses yang terintegrasi. Pendekatan ini merupakan transformasi dari pelayanan yang berpusat pada rumah sakit (hospital-centric care) menuju pelayanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan dan pengalaman pasien (patient-centric care). Salah satu komponen penting dalam pengembangan konsep tersebut adalah pembangunan sistem telekonsultasi yang menghubungkan pasien dengan dokter melalui sarana digital.
Pengembangan tersebut tidak hanya mencakup penyediaan media komunikasi antara pasien dan dokter, tetapi juga penyiapan tata kelola pelayanan secara menyeluruh. Ke depan, sistem ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal layanan refraksi RS Mata Bali Mandara, memperoleh informasi dan edukasi, serta mendapatkan konsultasi awal dengan dokter sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit. Telekonsultasi tidak dimaksudkan untuk menggantikan pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang secara langsung. Penentuan diagnosis dan kelayakan tindakan tetap memerlukan pemeriksaan klinis sesuai kebutuhan dan indikasi medis.
Dukung Daya Saing Provinsi Bali
dalam Pelayanan Kesehatan Mata
Pengembangan inovasi B-MARC memiliki nilai strategis tidak hanya bagi RS Mata Bali Mandara, tetapi juga bagi penguatan daya saing Provinsi Bali dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan mata. Dengan dukungan portofolio layanan refraksi yang beragam, teknologi medis, serta pengembangan sistem pelayanan berbasis digital, RS Mata Bali Mandara berupaya memperkuat daya tarik pelayanan kesehatan mata di Bali bagi masyarakat dari berbagai daerah.
Kemudahan akses informasi dan konsultasi awal melalui telekonsultasi nantinya diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan calon pasien dari luar Bali, membantu mereka mengenal pilihan layanan yang tersedia, serta merencanakan kunjungan untuk memperoleh pelayanan kesehatan mata. Inisiatif ini juga menjadi salah satu upaya mendukung pengembangan Bali sebagai destinasi wisata medis (medical tourism destination), yaitu dengan mengintegrasikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan potensi pariwisata daerah. Dalam jangka panjang, peningkatan jangkauan pasar dan pemanfaatan layanan unggulan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi rumah sakit, meningkatkan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan wisata medis, serta membuka peluang peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Membangun Ekosistem Pelayanan
Refraksi Masa Depan
Pengembangan inovasi B-MARC merupakan bagian dari komitmen RS Mata Bali Mandara untuk terus berinovasi dan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan portofolio layanan refraksi yang telah dimiliki dan pembangunan sistem telekonsultasi, RS Mata Bali Mandara berupaya membangun ekosistem pelayanan yang tidak hanya unggul dari sisi teknologi medis, tetapi juga memiliki sistem pelayanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Inovasi B-MARC diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dan strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan RS Mata Bali Mandara, memperkuat kesinambungan pelayanan refraksi, dan tujuan besarnya adalah mendukung daya saing Provinsi Bali sebagai destinasi pelayanan kesehatan dan wisata medis.
Penulis adalah ASN pada RS Bali Mata Bali Mandara
