ITDC Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon, Buleleng

 ITDC Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon, Buleleng

ITDC salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon, Buleleng. (ist)

SINGARAJA – baliprawara.com

Komitmen terhadap dukungan pendidikan kembali ditunjukkan oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melalui kawasan The Nusa Dua. Perusahaan tersebut menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 17 anak yatim piatu yang berada di Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan ITDC sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak yang membutuhkan.

Bantuan yang diberikan berupa 17 pasang sepatu sekolah serta 17 paket perlengkapan sekolah. Setiap paket berisi tas sekolah, alat tulis, dan tumbler yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas belajar para penerima manfaat.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh General Manager The Nusa Dua ITDC, I Made Agus Dwiatmika, kepada Ketua Kelompok Peduli Pengulon, I Putu Yasa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat 18 September 2026 di Kantor Perbekel Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Menurut I Made Agus Dwiatmika, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak di Desa Pengulon. Program tersebut juga menjadi tindak lanjut atas permohonan dukungan yang sebelumnya disampaikan melalui Kelompok Peduli Pengulon (Kedungu). Ia menjelaskan bahwa bantuan perlengkapan sekolah diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para siswa sekaligus mengurangi beban pengeluaran yang harus dipersiapkan untuk menunjang kegiatan belajar mereka.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak dan meringankan pengeluaran yang perlu dipersiapkan untuk menunjang aktivitas pendidikan mereka. Dukungan sederhana seperti perlengkapan sekolah diharapkan dapat memberikan semangat dan membantu anak-anak menjalani kegiatan belajar dengan lebih baik,” ujar I Made Agus Dwiatmika, dalam keterangan tertulisnya, Senin 21 September 2026.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, berbagai program TJSL yang dijalankan ITDC diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

Lebih lanjut kata dia, keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan pengembangan kawasan dan aktivitas bisnis semata. Lebih dari itu, perusahaan juga berupaya menghadirkan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah yang menjadi bagian dari perhatian program sosial perusahaan.

“Bagi ITDC, pengembangan destinasi pariwisata tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Kami ingin kontribusi tersebut hadir sesuai kebutuhan dan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di sekitar destinasi atau wilayah yang menjadi bagian dari perhatian program TJSL kami,” tambahnya.

Melalui pendekatan tersebut, ITDC berupaya memastikan bahwa setiap program sosial yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak yang relevan bagi masyarakat penerima manfaat.

Ketua Kelompok Peduli Pengulon, I Putu Yasa, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi para penerima karena dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah yang diperlukan dalam kegiatan belajar sehari-hari.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada ITDC atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam bersekolah. Kami berharap kepedulian dan sinergi seperti ini dapat terus terjalin,” ujar Putu Yasa.

Ia juga berharap kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus berlangsung sehingga berbagai kebutuhan sosial yang ada di lingkungan sekitar dapat memperoleh perhatian dan dukungan yang tepat. (MBP)

 

redaksi

Related post