Jangan “Bengkung”, Gunakan Selalu Masker Saat di Luar Rumah

 Jangan “Bengkung”, Gunakan Selalu Masker Saat di Luar Rumah

DENPASAR – baliprawara.com

Masyarakat diharapkan terus berpartisipasi dalam upaya penanganan Covid-19. Bentuk partisipasi tersebut adalah mengikuti semua anjuran pemerintah. Seluruh protokol pencegahan harus dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan dan rasa tanggung jawab.

Seperti dalam program masker untuk semua. Di sini, pemerintah mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah. Penggunaan masker bernilai penting karena menutup celah paling vital dalam penularan virus Corona yakni mulut dan hidung.

Menurut dr. I G. Prayoga Mahardika Putra, S. Ked., yang juga Ketua Yowana Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, penggunaan masker untuk saat ini sangat penting sebagai salah satu cara memutus penyebaran Covid-19. Dengan menggunakan masker secara tepat, tidak saja dapat melindungi diri sendiri, namun juga dapat melindungi orang lain.

“Secara tidak langsung, kita juga mengamalkan ajaran agama Hindu yaitu Tat Twam Asi. Yang dalam dunia kesehatan kalau diartikan yaitu kesehatanmu adalah kesehatanku juga,” katanya, Selasa (7/4).

Lebih lanjut dikatakan, pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Kini jumlah orang yang terpapar virus Corona di Indonesia mengalami peningkatan. Sesuai anjuran WHO dan Pemerintah Indonesia, masker adalah salah satu alat untuk memutus mata rantai penularan virus. “Makanya, anjuran memakai masker juga diterapkan pada orang yang sehat, tidak terbatas bagi mereka yang merasa kurang enak badan,” ujarnya.

Terkait jenis masker, dia menyebutkan, untuk masyarakat umum bisa menggunakan masker kain yang memenuhi standar atau minimal 2 lapis kain katun. Ini sudah cukup, karena berdasarkan hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus sebesar 70 persen.

See also  Aside from No Additions to Positive Cases, Bali Records An Additional 6 Patients Recovered

Ditambahkannya, virus dapat menyebar di antara orang-orang yang berinteraksi dalam jarak dekat. Misalnya, saat berbicara, batuk atau bersin, bahkan ketika seseorang tidak menunjukkan gejala. Oleh karena itu dia kembali menegaskan, masyarakat khususnya generasi muda agar selalu menggunakan masker dalam setiap kegiatan.

“Karena seperti diketahui, generasi muda memiliki mobilitas tinggi dan tidak menutup kemungkinan mereka bisa sebagai pembawa virus atau carrier bagi orang lain. Di sinilah pentingnya penggunaan masker,” ucapnya. (praw5)

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *