Kirim Dua Tim pada Ajang Thailand Inventors Day 2026, SMAN 4 Denpasar Raih Dua Medali Perak

 Kirim Dua Tim pada Ajang Thailand Inventors Day 2026, SMAN 4 Denpasar Raih Dua Medali Perak

Para juara Foursma yang meraih perak di Thailand dan Kepala SMAN 4 Denpasar beserta wakasek dan guru pembina KIRS.

DENPASAR – baliprawara.com
‎‎SMAN 4 (Foursma) Denpasar “berlangganan” meraih prestasi akademik maupun non-akademik di tingkat nasional dan internasional.  Kali ini siswa sekolah yang dipimpin I Made Sudana, S.Pd., M.Pd. tersebut berhasil meraih prestasi internasional. 

‎Dalam ajang lomba karya tulis Thailand Inventors Day 2026, yang digelar  Research Council of Thailand (NRCT) pada 2-12 Januari 2026 di Bangkok International Trade & Exhibition Center Bangkok, Thailand, Foursma meraih dua medali perak. Dalam lomba yang diikuti lebih dari 22 negara itu, Foursma mengirim dua tim, yakni Tim Saptadara dan Tim Binara.  Menggembirakan, kedua tim Foursma itu meraih medali perak (silver medal).

‎Tim Saptadara diperkuat Made Ayu Luna Archa Nareshwary, Ni Komang Sanny Sanjiwani, I Gusti Agung Ayu Mirah Permata Sari, Ni Kadek Kirana Ari Lestari, Ni Putu Dhita Maharani, I Putu Wikan Sukayasa, dan Ni Made Puspadi Wahyu Kinanti.

‎Sedangkan Tim Binara diperkuat I Dewa Ayu Istri Kania Maheswari Dewi, Ida Ayu Mas Prabanaya, Sang Ayu Nyoman Carissa Manika Paramita, I Putu Dimas Bramantya Marsa, I Putu Dimas Pramudya Sastra, Made Hana Viantri Satya Putri dan I Gede Evan Praditya Uthama.



‎Tim Binara membawakan karya berjudul “BINARA: An Aromatic Topical Ointment Formulated with Binahong and Ylang-Ylang Extracts as an Effective Burn Injuries Treatment”. Sedangkan Tim Saptadara berjudul “MONASOU: Herbal Sunscreen Formulated with Moringa, Binahong, and Soursop Leaf Extracts for High UV Protection in Tropical Asian Environments”.

‎Capaian prestasi ini tentu amat membanggakan bagi mereka. Selain mengharumkan nama sekolah dan Bali, raihan medali ini memacu semangat mereka untuk melakukan inovasi-inovasi yang bermanfaat.

‎I Gusti Agung Ayu Mirah Permata Sari dari  Tim Saptadara menyampaikan,
‎perlombaan ini berkesan bagi mereka dan mendapatkan banyak pengalaman berharga.
‎Melalui ajang lomba itu mereka bertemu banyak tim peneliti dari berbagai negara.

‎”Ini meningkatkan semangat kami agar terus menciptakan inovasi yang bermanfaat. Ke depannya kami akan terus berusaha mengharumkan nama SMAN 4 Denpasar melalui inovasi-inovasi, ” ujarnya mewakili Tim Saptadara.

‎Hal yang senada disampaikan
‎I Dewa Ayu Istri Kania Maheswari Dewi dari Tim Binara. ‎Perlombaan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti karena memberikan banyak pelajaran berharga. “Kesempatan untuk bertemu dan berdiskusi dengan tim peneliti dari berbagai negara semakin memotivasi kami untuk terus mengembangkan inovasi yang berdampak positif. Ke depannya, kami berkomitmen untuk terus berkarya dan membawa nama SMAN 4 Denpasar melalui inovasi-inovasi yang kami ciptakan,” I Dewa Ayu Istri Kania Maheswari Dewi.

‎Guru Pembina KIRS SMAN 4 Denpasar Ni Made Margiani, S.E., S.Pd. ‎yang mendampingi kedua tim mengikuti lomba karya ilmiah Thailand Inventors Day 2026 menyampaikan, rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Tim Saptadara dan Tim Binara. “Rasanya capaian ini tidak bisa diucapkan atau ditulis dengan kata-kata,” ujarnya.

‎Namun, prestasi apa pun diraih, termasuk capaian kali ini, tentu karena perjuangan bersama, siswa itu sendiri, pihak sekolah, guru-guru, orang tua siswa, serta lingkungan. “Kalau semua bisa saling suport, sebesar apapun tantangan lawan tanding  pasti bisa diatasi,” kata Margiani.

‎Rasa syukur dan bangga juga disampaikan Kepala SMAN 4 Denpasar I Made Sudana, S.Pd., M. Pd.  “Kami memberi apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian prestasi siswa-siswi Foursma.  Berkat kerja keras semua pihak yakni siswa, guru, orangtua siswa dan atas dorongan pemerintah dalam hal ini Disdikpora Provinsi Bali, prestasi bergengsi kembali diraih Foursma,” kata Sudana. Atas nama pimpinan sekolah ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas capaian prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia, Bali dan Foursma.  Ia berharap raihan prestasi ini mampu mengimbas ke siswa lainnya, sehingga ke depan Foursma selalu berhasil meraih juara dalam ajang kompetisi akademik maupun non-akademik.

‎Sebelumnya, dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), siswa Foursma juga berhasil meraih medali perak. Dalam ajang OPSI tahun ini, Foursma satu-satunya sekolah di Bali yang bisa lolos ke tingkat nasional.
‎Siswa Foursma yang meraih medali perak OPSI itu Ni Putu Medha Namyasari (XII.1)  dan Ni Komang Govi Radharani (XII.1). Materi yang dibawakan dalam OPSI adalah Aksara Bali
‎untuk orang berkebutuhan khusus. (MBP2)

See also  SMAN 4 Denpasar Ukir Prestasi Tingkat Internasional

Redaksi

Related post