KSP Sari Ketapang Agung, untuk Pertama Kalinya Bagikan Sembako dan Ayam kepada Anggota Jelang Kuningan
Penyerahan beras dan daging ayam untuk anggota KSP SKA, Kamis 25 Juni 2026.
MANGUPURA – baliprawara.com
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sari Ketapang Agung (SKA) mencatatkan langkah baru dalam perjalanan organisasinya dengan menggelar program sosial perdana berupa pembagian sembako dan daging ayam kepada anggota menjelang Hari Raya Kuningan. Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Banjar Ketapang, Kedonganan, Kamis 25 Juni 2026 ini, disambut antusias oleh ratusan anggota koperasi. Sejak pagi hari, warga tampak berdatangan untuk menerima bantuan yang dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga menjelang hari raya.
Program tersebut menjadi momen bersejarah bagi KSP SKA karena untuk pertama kalinya sejak berdiri sekitar satu tahun lalu, koperasi mampu menyalurkan bantuan langsung kepada para anggotanya. Mayoritas anggota koperasi sendiri merupakan krama ngarep Banjar Ketapang yang selama ini turut mendukung perkembangan lembaga tersebut.
Pembagian bantuan kali ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Selain membantu meringankan pengeluaran menjelang Kuningan, kegiatan tersebut juga dianggap sebagai bukti nyata bahwa koperasi mulai memberikan manfaat langsung kepada anggota.
Salah seorang anggota koperasi, Made Wisnaya, mengaku bersyukur atas program yang dilaksanakan tersebut. Menurutnya, bantuan berupa beras dan daging ayam sangat bermanfaat untuk persiapan kebutuhan keluarga menjelang perayaan Hari Raya Kuningan.
“Ini kegiatan yang sangat baik. Kami sebagai anggota tentu merasa terbantu. Semoga koperasi ini terus berkembang sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak krama ke depannya,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Kelian Adat Banjar Ketapang, I Wayan Sabar. Ia menilai keberadaan KSP SKA mulai menunjukkan dampak positif bagi masyarakat meskipun usia koperasi masih tergolong muda.
Menurutnya, tidak banyak koperasi yang mampu memberikan manfaat langsung kepada anggota dalam waktu relatif singkat setelah berdiri. Karena itu, pihaknya berharap perkembangan koperasi dapat terus berlanjut sehingga kontribusinya kepada masyarakat semakin besar.
“Baru setahun berdiri, tetapi manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh krama ngarep yang menjadi anggota. Kami berharap koperasi ini semakin maju dan terus memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.
Suasana pembagian bantuan berlangsung tertib dan penuh keakraban. Para anggota menerima bantuan secara bergiliran sesuai data yang telah disiapkan oleh pengurus koperasi.
Banyak warga mengaku tidak menyangka koperasi yang baru berkembang mampu melaksanakan program sosial berupa pembagian sembako dan daging ayam dalam jumlah yang cukup besar. Antusiasme tersebut terlihat dari tingginya partisipasi anggota yang hadir selama kegiatan berlangsung.
Ketua Pengurus KSP SKA, I Made Sumerta, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memilih momentum menjelang Hari Raya Kuningan untuk menyalurkan bantuan kepada anggota.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh anggota. Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan untuk menghindari penumpukan bantuan yang biasanya banyak disalurkan menjelang Hari Raya Galungan. “Jadi agar tidak menumpuk dan mubazir, momentumnya kami alihkan ke menjelang Kuningan,” jelas Sumerta.
Dalam program sosial perdana tersebut, setiap anggota penerima memperoleh paket berisi lima kilogram beras dan satu ekor ayam. Bantuan diberikan kepada 189 anggota kategori Platina dan Emas dari total 210 anggota yang tercatat dalam koperasi saat ini.
Khusus anggota kategori Platina yang berjumlah 26 orang, koperasi juga memberikan tambahan berupa parsel sebagai bentuk penghargaan kepada anggota dengan kategori tersebut.
Sumerta mengungkapkan bahwa pelaksanaan program sosial ini tidak terlepas dari perkembangan positif yang berhasil dicapai koperasi selama setahun terakhir.
Berdasarkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, KSP SKA berhasil membukukan aset lebih dari Rp2 miliar. Selain itu, koperasi juga mencatat keuntungan lebih dari Rp30 juta.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan simpanan anggota, baik melalui simpanan harian maupun berbagai produk simpanan lainnya yang terus mengalami perkembangan.
“Astungkara, peningkatan kinerja tidak hanya dari SHU, tetapi juga aset simpanan harian dan simpanan produk yang terus bertambah. Karena itu kami bisa mulai memberikan manfaat langsung kepada anggota dalam bentuk sembako dan daging ayam,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihak koperasi berharap program pembagian bantuan ini dapat menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan setiap tahun. Seiring pertumbuhan koperasi, nilai bantuan yang diberikan kepada anggota juga diharapkan dapat terus meningkat.
Ke depan, tidak menutup kemungkinan paket bantuan akan ditambah dengan berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, telur, maupun peningkatan jumlah beras yang dibagikan kepada anggota.
“Kami ingin manfaat ini bisa diberikan secara berkelanjutan sehingga kepercayaan masyarakat semakin tinggi dan koperasi benar-benar berjalan dari, oleh, dan untuk anggota,” tegas Sumerta.
Program sosial perdana yang digelar KSP Sari Ketapang Agung ini menjadi salah satu bukti bahwa perkembangan koperasi dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota. Antusiasme yang ditunjukkan warga Banjar Ketapang sekaligus menjadi sinyal positif terhadap keberadaan koperasi yang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga mulai berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat menjelang hari-hari besar keagamaan. (MBP)
