Lansia di Mengwi Dilaporkan Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sekitar Sungai

 Lansia di Mengwi Dilaporkan Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sekitar Sungai

Pencarian Lansia hilang di Mengwi. (ist)

MANGUPURA – baliprawara.com
Seorang warga lanjut usia (Lansia) dilaporkan belum kembali ke rumahnya sejak beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Badung, Bali. Peristiwa ini terjadi di Desa Lukluk Anggungan, Kecamatan Mengwi, dan kini telah ditangani oleh pihak terkait setelah laporan resmi diterima oleh petugas pencarian dan pertolongan.

Lansia tersebut diketahui bernama Ni Ketut Menuh, berusia 72 tahun. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Ni Ketut Menuh terakhir terlihat pada Minggu 4 Januari 2026. Hingga malam hari sekitar pukul 23.00 Wita, yang bersangkutan belum juga kembali ke rumah.

Pihak keluarga sempat melakukan upaya pencarian secara mandiri di sekitar lingkungan tempat tinggal korban. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Karena keberadaan Ni Ketut Menuh tidak kunjung diketahui, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.

Laporan orang hilang ini secara resmi diterima oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Selasa pagi. Informasi awal disampaikan oleh Kepala Lingkungan Uma Anyar yang kemudian diteruskan kepada pihak SAR.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Wayan Juni Antara, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 09.00 Wita. “Setelah menerima informasi, petugas segera melakukan langkah-langkah awal untuk menindaklanjuti laporan orang hilang tersebut,” katanya, Jumat 9 Januari 2026.

Menurut keterangan yang diterima petugas, dugaan sementara lokasi hilangnya Ni Ketut Menuh berada di sekitar lingkungan Desa Lukluk Anggungan. Wilayah tersebut diketahui memiliki beberapa jalur sungai yang melintasi area permukiman warga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas siaga segera melakukan koordinasi internal. “Sebanyak enam personel SAR diberangkatkan menuju lokasi yang diduga menjadi titik awal pencarian,” ucapnya.

Tim rescue yang dikerahkan telah dibekali dengan berbagai peralatan pendukung operasi pencarian. Peralatan tersebut meliputi perlengkapan SAR air, drone thermal, serta kelengkapan medis untuk penanganan darurat apabila korban ditemukan dalam kondisi membutuhkan pertolongan.

See also  Efek Ganda DBFW, Penggunaan Produk Lokal Bali Meningkat, Budaya Tetap Lestari

Penggunaan peralatan SAR air menjadi salah satu pertimbangan utama dalam operasi pencarian ini. Hal tersebut dikarenakan di sekitar lokasi tempat tinggal korban terdapat aliran sungai yang cukup dekat dengan permukiman warga.

Petugas menduga adanya kemungkinan korban terjatuh ke sungai. Oleh sebab itu, pencarian tidak hanya difokuskan di sekitar rumah korban, tetapi juga menyusuri sepanjang aliran sungai yang berada di wilayah tersebut.

Drone thermal juga disiapkan untuk membantu pemantauan dari udara, terutama untuk menjangkau area yang sulit diakses oleh petugas di darat. Teknologi ini diharapkan dapat membantu mendeteksi keberadaan korban melalui perbedaan suhu tubuh.

Dalam pelaksanaannya, operasi pencarian akan melibatkan tim SAR gabungan. Penyisiran direncanakan dilakukan secara bertahap dengan membagi area pencarian ke beberapa sektor, dimulai dari lingkungan sekitar rumah korban.

Selain itu, penyisiran sepanjang sungai akan dilakukan untuk memastikan tidak ada lokasi yang terlewatkan. Tim SAR akan bekerja dengan memperhatikan faktor keselamatan, mengingat medan di sekitar sungai dapat memiliki risiko tersendiri.

Selama proses pencarian, petugas SAR juga melakukan koordinasi dengan aparat desa dan warga setempat. Informasi dari masyarakat sekitar dinilai penting untuk membantu mempersempit area pencarian dan mengetahui aktivitas terakhir korban sebelum dinyatakan hilang.

Warga di sekitar lokasi diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda atau informasi yang berkaitan dengan keberadaan Ni Ketut Menuh. Kerja sama antara petugas dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pencarian.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap Ni Ketut Menuh masih terus berlangsung. Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menyatakan akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan korban. Setiap perkembangan terbaru dari hasil pencarian akan disampaikan kepada pihak keluarga dan pihak terkait. (MBP)

See also  Konsen Bantu Veteran, Lansia dan Disabilitas Bupati Adi Arnawa Berikan Paket Sembako dan Alat Bantu

 

prawarautama

Related post