Lomba Mancing Air Deras Desa Adat Banjar Bengkel Kembali Digelar

 Lomba Mancing Air Deras Desa Adat Banjar Bengkel Kembali Digelar

Lomba mancing air deras di Banjar Bengkel, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan.

TABANAN – baliprawara.com
Desa Adat Banjar Bengkel, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan kembali menggelar Lomba Mancing Air Deras sebagai bagian dari agenda penggalangan dana menjelang pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem yang direncanakan berlangsung pada tahun 2028 mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 21 Desember 2025, dengan mengambil lokasi di Saluran Irigasi Subak Banjar Bengkel.

Perlombaan mancing tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga. Sejak pagi hari, ratusan peserta dari berbagai wilayah di Bali tampak memadati area lomba. Mereka datang dengan perlengkapan pancing masing-masing, menunjukkan antusiasme tinggi untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan yang menggabungkan unsur rekreasi, kebersamaan, dan penggalangan dana desa adat.

Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat dan komunitas penghobi mancing, kegiatan ini juga menjadi salah satu strategi Desa Adat Banjar Bengkel dalam mengumpulkan dana secara bertahap. Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem yang akan digelar pada 2028 membutuhkan anggaran besar, sehingga berbagai upaya kreatif terus dilakukan oleh krama adat bersama prajuru desa.

Bendesa Adat Banjar Bengkel, Nyoman Dalem Soka Arta, menjelaskan bahwa Lomba Mancing Air Deras merupakan program rutin desa adat yang sengaja dirancang untuk dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini direncanakan berlangsung setiap enam bulan sekali hingga pelaksanaan karya besar tersebut.

Nyoman Dalem mengungkapkan bahwa kebutuhan dana untuk Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Hingga saat ini, dana yang berhasil dikumpulkan baru mencapai kurang lebih Rp650 juta. Oleh karena itu, desa adat terus mengoptimalkan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai sarana penggalangan dana tambahan.

Pada pelaksanaan lomba kali ini, panitia menyediakan total 800 kupon peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 741 kupon berhasil terjual dengan harga Rp50.000 per kupon. Dengan capaian tersebut, dana yang berhasil dihimpun melalui kegiatan ini mencapai Rp37.050.000. Seluruh hasil penggalangan dana tersebut akan dialokasikan untuk mendukung pembiayaan Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem Desa Adat Banjar Bengkel.

See also  Tingkatkan Gairah Penggiat Sastra, Putri Koster Fasilitasi Peluncuran Buku Karya 9 Penulis

Nyoman Dalem Soka Arta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam lomba mancing tersebut. Menurutnya, kehadiran dan dukungan peserta menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda desa adat. Ia juga memastikan bahwa kegiatan serupa akan kembali digelar enam bulan ke depan sebagai kelanjutan dari program penggalangan dana yang telah dirancang.

Selain fokus pada tujuan penggalangan dana, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk menambah daya tarik perlombaan. Para pemenang berhak mendapatkan hadiah uang tunai dengan nominal yang telah ditentukan. Juara pertama memperoleh hadiah sebesar Rp1.500.000, juara kedua Rp1.000.000, dan juara ketiga Rp750.000. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan puluhan doorprize yang dibagikan kepada peserta, sehingga suasana lomba berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Pada edisi kali ini, persaingan antar peserta berlangsung cukup ketat. Berdasarkan hasil penimbangan, Wisnu asal Cepaka berhasil keluar sebagai juara pertama dengan total berat ikan tangkapan mencapai 3,3 kilogram. Posisi juara kedua diraih oleh Juet asal Antosari dengan berat ikan 3,2 kilogram. Sementara itu, peringkat ketiga ditempati oleh Gung Krisna asal Lalanglinggah dengan hasil tangkapan seberat 3,1 kilogram.

Kegiatan Lomba Mancing Air Deras ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor, krama adat, serta organisasi kepemudaan setempat. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat tersebut dinilai turut membantu kelancaran pelaksanaan acara, mulai dari persiapan hingga penutupan kegiatan.

Nyoman Dalem Soka Arta menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, Prajuru Desa Adat, serta sekaa teruna seperti ST Widya Mekar dan ST Sartika Dewi yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu dalam meringankan beban krama adat dalam mempersiapkan karya besar yang akan datang.

See also  Coca-Cola Europacific Partners Indonesia Terima Penghargaan Indonesia CSR & TJSL Awards 2022

Sementara itu, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang digagas oleh masyarakat Desa Adat Banjar Bengkel. Ia menilai kegiatan seperti Lomba Mancing Air Deras tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pendanaan, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

Made Dirga juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan mendukung kegiatan-kegiatan positif yang digagas oleh desa adat. Menurutnya, lomba mancing tersebut menjadi wadah bagi para penghobi mancing untuk menyalurkan minat dan hobi mereka, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan kegiatan keagamaan di desa adat.

Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat serta dukungan dari berbagai pihak, Desa Adat Banjar Bengkel terus melanjutkan upaya penggalangan dana secara bertahap. Kegiatan Lomba Mancing Air Deras pun diharapkan tetap menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat solidaritas masyarakat, tetapi juga mendukung kelancaran pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem pada tahun 2028 sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. (MBP)

 

redaksi

Related post