Lonjakan Penumpang Nataru 2025, Bandara Ngurah Rai Layani Lebih dari 604 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari
Suasana kedatangan di Bandara Ngurah Rai.
MANGUPURA – baliprawara.com
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat peningkatan aktivitas penumpang dan pergerakan pesawat selama periode Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Posko tersebut mulai aktif beroperasi sejak 15 Desember 2025 sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pelayanan terpadu selama masa libur akhir tahun.
Berdasarkan data operasional hingga Rabu, 24 Desember 2025, jumlah penumpang yang telah dilayani selama periode posko mencapai ratusan ribu orang. Aktivitas bandara pun terlihat lebih padat dibandingkan hari-hari biasa, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur Natal dan Tahun Baru.
Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari sisi penumpang, tetapi juga dari trafik pesawat yang keluar dan masuk Bandara I Gusti Ngurah Rai. Seluruh aktivitas tersebut berlangsung dengan dukungan operasional yang terus dijaga agar tetap berjalan lancar dan terkendali.
Menurut Gede Eka Sandi Asmadi selaku Communication and Legal Division Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, selama periode Posko Angkutan Nataru yang aktif sejak 15 Desember 2025, bandara telah melayani sebanyak 604.008 penumpang atau pax. Dari jumlah tersebut, rata-rata pergerakan penumpang harian tercatat mencapai 67.112 pax per hari.
Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan jika dibandingkan dengan rata-rata harian penumpang sepanjang Januari hingga November 2025. Dalam periode sebelas bulan tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat rata-rata 66.222 penumpang per hari. Selisih ini menggambarkan adanya kenaikan aktivitas penumpang selama masa libur akhir tahun.
Lonjakan penumpang pada periode Nataru merupakan fenomena yang rutin terjadi setiap tahunnya. “Bali sebagai salah satu destinasi utama nasional dan internasional tetap menjadi tujuan favorit masyarakat untuk berlibur, berkumpul bersama keluarga, maupun merayakan pergantian tahun,” katanya.
Selain pergerakan penumpang, trafik pesawat juga mengalami peningkatan selama periode posko. “Tercatat sebanyak 3.813 pergerakan pesawat atau movement yang terjadi sejak posko mulai aktif. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 423 pergerakan pesawat per hari,” bebernya, Kamis 25 Desember 2025.
Jika dibandingkan dengan rata-rata pergerakan pesawat harian sepanjang tahun 2025, angka tersebut juga menunjukkan kenaikan. Sepanjang tahun 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat rata-rata 390 pergerakan pesawat per hari. Dengan demikian, periode Nataru mencerminkan intensitas operasional yang lebih tinggi dari hari normal.
Peningkatan pergerakan pesawat tersebut mencakup penerbangan domestik maupun internasional. Maskapai menyesuaikan jadwal dan kapasitas penerbangan untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan udara selama musim liburan.
Hingga memasuki pekan terakhir Desember 2025, aktivitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai diperkirakan masih akan terus berlangsung dinamis. Arus kedatangan dan keberangkatan penumpang dipantau secara intensif seiring mendekatnya puncak perayaan Tahun Baru.
Data yang tercatat selama periode Posko Angkutan Nataru ini menjadi gambaran nyata tingginya mobilitas masyarakat melalui jalur udara. Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali memainkan peran strategis sebagai salah satu pintu gerbang utama pariwisata dan mobilitas nasional.
Untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan dengan baik, pengelola bandara terus melakukan koordinasi lintas sektor. Sinergi dengan berbagai instansi terkait menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional selama periode sibuk ini.
Pengelola bandara juga memastikan kesiapan seluruh fasilitas pendukung pelayanan penumpang. Mulai dari area terminal, sistem keamanan, hingga layanan pendukung lainnya berada dalam kondisi optimal guna mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa bandara. (MBP)