Manggung di Bali, HS Donasikan Keuntungan Konser Slank untuk Korban Bencana Sumatra
SLANK – Grup musik ternama Indonesia, Slank, Sabtu (27/12/2025) malam ini akan tampil menghibur para penggemarnya di Pantai Mertasari Sanur, Bali. Beberapa jam sebelumnya, personel Slank dan CEO HS melakukan jumpa pers di Restoran Rasa Sanur.
DENPASAR – baliprawara.com
Setelah manggung di sejumlah kota di Indonesia, kini Slank menghibur para penggemarnya di Bali. Di Pulau Dewata, konser Slank bertajuk “Hey 42th Slank, HS Berani Kita Beda Peduli Sumatra” digelar di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Sabtu (27/12/2025). Seluruh keuntungan dari konser ini akan disumbangkan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ada yang menarik dan spesial dari konser yang bertepatan dengan ulang tahun Slank ke 42 ini. Di Tengah acara, Kaka Slank akan melelang vespa kesayangannya. Dana penjualan akan ia donasikan bersama keuntungan konser untuk Sumatra. Tak hanya itu personel Slank lainnya juga akan melelang beberapa koleksi berharganya untuk didonasikan kepada korban terdampak bencana di Sumatera. Kemudian tepat pukul 00,00 WIB, Slank akan merilis single terbarunya, menuju album ke-26.
Dalam jumpa pers di Restoran Rasa Sanur, Bim Bim Slank mengucapkan rasa syukurnya bisa kembali menghibur Slanker Bali. “Bali bagi Slank adalah rumah keduanya, dan kita bisa merayakan ulang tahun Slank bareng HS di sini,” kata Bim Bim.
Menurutnya, HS adalah sesuatu di tengah bencana di Indonesia. “Kita melihat HS adalah lokal hero. Saat Indonesia butuh pekerjaan, ternyata HS bikin pabrik di mana-mana yang memekerjakan ribuan orang. Di saat Indonesia lagi stress tinggi, emosi tinggi, HS bikin konser yang jadi hiburan. Insyaallah sampai 100 kota,” katanya.
Kaka melelang vespa kesayangannya karena sangat terketuk melihat banyak korban bencana di Sumatra. Ia berharap vespanya lebih bermanfaat untuk membantu mereka.
“HS itu selain Haji Suryo, Hey Slank, juga halbum sesama, ikatan sesama saudara. Maka kita sepakat bagaimana sebuah pertunjukan tidak hanya hiburan tapi juga charity. Di tengah bencana, banyak kesusahan, kita insyallah diingatkan ada saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Kaka sang vokalis Slank.
Sementara itu CEO Surya Group, Muhammad Suryo, selaku sponsor tunggal memastikan komitmennya untuk mendukung penuh gerakan peduli bencana Sumatra. “Saya memastikan seluruh keuntungan dari konser ini akan disalurkan untuk membantu korban bencana di Sumatra. Selanjutnya akan kami rilis berapa donasi yang terkumpul untuk selanjutnya disalurkan kepada korban bencana. Kami transparan dan memastikan sumbangan sampai kepada korban, ” tegasnya.
Lanjut Muhammad Suryo, momentum ini bukan sekadar pesta perayaan ulang tahun Slank, melainkan ruang solidaritas bagi sesama. “Acara ini istimewa, tapi bukan hura-hura. Ini menjadi kado Slank bersama para penggemarnya untuk Sumatra,” kata Bos HS ini.
Lebih jauh, Suryo mendorong agar konser musik tidak hanya berhenti pada hiburan panggung, tetapi memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Maka ia mendesain konser yang sekaligus membangun ekosistem ekonomi UMKM bersama Slankerpreneur.
Sejumlah UMKM dari komunitas Slankers terlibat dalam siklus ekonomi konser ini. Ada berbagai produk mulai dari kaset dan rilisan fisik Slank, merchandise resmi, hingga kuliner dan produk gaya hidup buatan Slankers.
Suryo menegaskan, konser musik seperti ini memiliki dampak berlapis yakni; hiburan, empati, dan gerakan ekonomi. “Musik bisa membawa dampak lebih luas. Karena itu, kami merasa wajib berada di barisan yang sama,” ujarnya.
Aktivitas Slank di Bali dimulai dengan riding bareng pada Sabtu pagi. Punggawa Slank bersama komunitas motor mengaspal dari Rasa Sanur menuju hotel tempat Slank menginap. Riding dilakukan untuk membumikan virus peduli Sumatra yang diusung Slank dan HS. Sehari sebelumnya berbagai activity program telah berlangsung. Diantaranya Hangout Seru HS X Community di Kroffee dan Tempo Dulu Kopi.
Konser sendiri dibuka sejak pukul 14.00. Sejumlah aktivitas seru akan berlangsung di venue. Seperti community gathering, games, talskhow, dan DJ perform. Sebelum penampilan Slank, konser dibuka sejumlah penampil. Seperti Lolot, Rebellion Rose, dan FSTVLST.

Legendaris
Seperti diketahui, Slank adalah grup musik rock legendaris Indonesia yang dibentuk pada 26 Desember 1983 di Jakarta. Mereka dikenal dengan gaya musik rock, blues, dan hard rock yang bebas dan tidak terikat aturan. Lirik-lirik mereka sering menyuarakan pesan-pesan sosial dan kemanusiaan.
Personen Slank yakni Bim Bim (drum), Kaka (vokal), Abdee (gitar), Ridho (gitar) dan Ivanka (bass).
Slank memiliki penggemar yang fanatik dan kreatif, yang dikenal sebagai Slankers. Mereka juga dikenal karena kebebasan dalam berkarya dan tidak takut bereksperimen dengan berbagai genre musik. (MBP2)