Memulai Tatanan Kehidupan Baru, Batur Natural Hot Spring Mulai Dibuka

 Memulai Tatanan Kehidupan Baru, Batur Natural Hot Spring Mulai Dibuka

BANGLI – baliprawara.com

Memulai tahapan new normal atau tatanan kehidupan baru, salah satu objek wisata yang berada di kawasan desa Batur, Bangli, yakni objek wisata Batur Natural Hot Spring, mulai dibuka. 

Sejak masa pandemi Covid-19 sekitar selama 4 bulan objek wisata ini ditutup, hal ini sangat berdampak pada kondisi ekonomi, khususnya di kawasan Desa Adat Batur. Terutama bagi para pengurus dan karyawan yang merupakan warga desa setempat.

Seperti diketahui, Batur Natural Hot Spring merupakan salah satu unit usaha desa yang dimiliki oleh Desa Adat Batur. Menurut Direktur Utama Usaha Desa Adat Batur Wayan Absir, unit usaha desa batur natural hot spring ini sudah berjalan selama 12 tahun. Untuk memulai tatanan kehidupan baru, saat ini objek wisata Batur Natural Hot Spring sudah mulai dibuka, namun secara terbatas. “Banyak hal yang di reorganisasi dalam pembukaan terbatas ini. Terutama dalam konteks pelayanan di masa new normal ini seperti melatih para karyawan untuk tetap mengacu pada protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dalam hal melayani pengunjung,” katanya, Senin (13/7). 

Lebih lanjut dikatakan, bagi para pengunjung juga telah disediakan sarana seperti tempat cuci tangan yang tersebar di area Batur Natural Hot Spring. Selain itu pengukuran suhu tubuh bagi pengunjung juga dilakukan. “Pengertian pembukaan terbatas ini adalah membatasi para pengunjung dimana jumlah pengunjung yang masuk ke obyek wisata Batur Natural Hot Spring akan dibatasi dari 60 sampai 100 orang saja. dan secara bertahap akan dilakukan pengawasan secara terus menerus,” bebernya.

Dengan dibukanya pariwisata nasional pada agustus nanti, pihaknya akan melakukan evaluasi termasuk pada bulan September nanti akan dilakukan evaluasi untuk kemungkinan membuka secara keseluruhan seperti sebelumnya.

See also  Fapet Unud Gelar Pengabdian Masyarakat, Tanam 1.250 Bibit HPT Unggul di Farm Pengotan Bangli

Dengan dibukanya secara terbatas ini, pihaknya berharap bisa memberikan manfaat bagi para karyawan dan pengurus usaha desa, termasuk kepada desa adat Batur sendiri. Sehingga dari sisi ekonomi kehidupan masyarakat Batur bisa berjalan menuju normal kembali seperti sebelumnya. 

Seperti diketahui, usah Desa Adat Batur memiliki beberapa unit seperti Batur Natural Hot Spring, warung makan dengan wisata WaterPark, usaha Bina Wisata Jaba Pura serta Koperasi. Hasil dari semua unit usaha ini kata dia, sangat bermanfaat bagi krama desa Adat Batur.

“Hal ini tidak bisa lepas dari peran dane Jro Gde Batur Alitan dan Jro Gde Batur Duwuran sebagai pengempon pura batur yang selalu memberikan arahan dalam rangka meningkatkan usaha Desa Adat Batur. Selama masa Covid-19 ini, Desa Adat Batur memberikan bantuan atau pice kepada pengurus dan karyawan semua unit usaha yang berjumlah sekitar 100 orang. bantuan yang diberikan ini berupa sembako dengan harapan dapat meringankan beban di masa pandemi Covid-19 ini,” harapnya. (MBP7)

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *