Paasha Atelier Hotel Kuta, Rayakan Rebranding Sekaligus Prosesi Opening Ceremony

 Paasha Atelier Hotel Kuta, Rayakan Rebranding Sekaligus Prosesi Opening Ceremony

Perayaan penetapan hari jadi Rebranding Paasha Atelier Hotel Kuta, yang digelar secara sederhana, Jumat (17/3/2023).

MANGUPURA – baliprawara.com

Hotel Paasha Atelier, yang beralamat di Jalan Raya Kuta No.88 Kuta, Badung, merayakan penetapan hari jadi Rebranding, yang di management oleh Absolute Hotel Collection (Thailand – Bangkok). Perayaan ini, juga dirangkaikan dengan Pamlaspasan dan dilanjutkan Opening Inauguration Ceremony of Paasha Atelier Hotel Kuta, Jumat 17 Maret 2023. Dirayakan dengan kesederhanaan, perayaan Opening Ceremony Paasha Atelier menyuguhkan beberapa hiburan seperti tari-tarian dan nyanyian yang dipersembahkan oleh para karyawan Paasha Atelier.

Direktur Paasha Atelier Hotel Kuta, Arianto Sjarif mengatakan, semenjak diambil alihnya hotel dari Mei 2022, dan dilakukannya renovasi sampai Desember 2022, pada 23 Desember, Paasha Atelier sudah dibuka dan mulai menerima tamu. Dijelaskannya, Passha Atelier Hotel, mempunyai 6 tipe kamar yaitu, Superior Room, Superior Pool View Room, Duplex Room, Junior Suite, Deluxe Pool & Deluxe Pool Suite. Dengan total 175 kamar  dilengkapi fasilitas seperti Gym, SPA, Meeting Room, Main Pool, Restaurant & Bar.

Paasha Atelier Hotel juga sudah menerapkan peduli lingkungan seperti pengelolaan limbah pada STP yang diolah kembali dan dipakai untuk penyiraman tanaman. Kemudian penggunaan botol kaca untuk air mineral, sehingga mengurangi penggunaan bahan plastik. “Untuk amenities yang di-set up di kamar pun menggunakan biodegradable plastik seperti toothbrush shower cap dan lainnya,” ujar Arianto Sjarif.

Ia menegaskan, Paasha Atelier Hotel mengikuti perkembangan yang sedang tren saat ini yaitu bisnis berkelanjutan. “Misalnya dari tanggung jawab kami terhadap lingkungan menggunakan air limbah hotel yang tidak digunakan untuk konsumsi, namun digunakan untuk penyiraman tanaman dan kegiatan kebersihan. Bahkan seminimal mungkin telah meniadakan bahan-bahan plastik. Kita juga memiliki pembibitan untuk sayur mayur, sehingga sayur mayur yang dihidangkan dari dapur diambil dari kebun kita sendiri di belakang (hotel),” bebernya. 

See also  Anggota Pramuka Harus Memiliki Jati Diri Yang Kuat dan Tidak Mudah Goyah

Selanjutnya kata dia untuk tanggungjawab sosial, pihaknya bekerjasama dengan BUPDA atau unit usaha milik Desa Adat Kuta sebagai rekanan untuk kegiatan operasional seperti penyewaan kendaraan juga penyedia bahan-bahan logistik hotel. “Tanggungjawab sosial ini mudah-mudahan bisa membawa kebaikan bagi Desa Kuta, maupun Bali secara keseluruhan,” bebernya.

Sedangkan dari sisi persamaan gender, 3 dari 8 pimpinan di hotel tersebut, dijabat oleh wanita. Begitu juga, dari 67 karyawan, lebih dari 30 persen juga wanita. “Seperti itu konsep, prinsip yang kita bawa untuk selama masa pembangunan dan operasional Paasha Atelier Hotel,” papar Arianto Sjarif.

Terkait pangsa pasar ia mengatakan, 50 persen menyasar tamu grup dan 50 persen FIT (free independent traveler) atau wisatawan mandiri. “Untuk FIT maupun grup, fokus kita dari Asia terutama Asia Tenggara, India dan nantinya Cina (Tiongkok) dan lokal,” sebutnya. 

General Manager Paasha Atelier Hotel, Made Dwijantara menyebutkan tarif kamar per malam mulai Rp 650.000 sudah termasuk sarapan pagi dengan menu yang sangat lengkap untuk 2 orang. Selain itu, gratis Welcome Massage selama 10 menit. Para tamu juga dimanjakan dengan adanya diskon 20% promo opening untuk setiap pembelian makanan dan minuman dan 20% untuk SPA & Massage. Hotel yang terletak di Jl. Raya Kuta ini sangat dekat dengan pusat kota, Mall Bali Galeria, Pantai Kuta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (MBP)

 

redaksi

Related post