Pasokan Air Bersih Terganggu, Warga Perumahan Raya Kampial Andalkan Mobil Tangki untuk Kebutuhan Harian

 Pasokan Air Bersih Terganggu, Warga Perumahan Raya Kampial Andalkan Mobil Tangki untuk Kebutuhan Harian

Antrean warga di perumahan Raya Kampial, untuk mendapatkan pasokan air bersih, Rabu 20 Mei 2026.

MANGUPURA – baliprawara.com
Gangguan distribusi air bersih kembali terjadi di kawasan Perumahan Raya Kampial, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga setempat ikut terdampak. Sejumlah kebutuhan rumah tangga yang bergantung pada ketersediaan air bersih menjadi terhambat, mulai dari memasak, mencuci, hingga keperluan mandi dan sanitasi sehari-hari.

Warga mengaku situasi ini bukan kali pertama terjadi. Namun gangguan yang berlangsung selama beberapa hari terakhir dinilai cukup mengganggu karena pasokan air tidak mengalir secara normal seperti biasanya. Dari pantauan di lapangan, puluhan warga terlihat antre untuk mendapat pasokan air yang diatribusikan melalui mobil tangki air milik PDAM Tirta Mangutama.

Gangguan distribusi air bersih di kawasan Perumahan Raya Kampial ini telah berlangsung sejak sekitar tiga hingga empat hari terakhir.
Selama periode tersebut, warga harus mencari berbagai cara agar kebutuhan air bersih untuk rumah tangga tetap terpenuhi.

Beberapa di antaranya memilih menampung air dalam jumlah besar saat distribusi sempat mengalir meski tidak stabil, sementara sebagian lainnya mengandalkan bantuan distribusi air melalui mobil tangki. Kondisi ini disebut cukup merepotkan, terutama bagi keluarga dengan jumlah anggota rumah tangga yang banyak serta mereka yang memiliki aktivitas padat setiap harinya.

Salah seorang warga setempat, Putu Arwata, menyampaikan bahwa situasi tersebut sangat memengaruhi rutinitas masyarakat di lingkungan perumahan. Sebagai langkah darurat, warga di Perumahan Raya Kampial membentuk relawan untuk membantu proses pengambilan air secara mandiri menggunakan mobil tangki milik PDAM.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap rumah tangga tetap mendapatkan pasokan air bersih meskipun distribusi dari jaringan utama masih mengalami kendala. Semoga masalah gangguan di PDAM segera terselesaikan,” katanya dalam pesan Whatsapp.

Terkait tersendatnya pasokan air bersih, informasi dari pihak PDAM Tirta Mangutama menyebutkan bahwa gangguan ini terjadi sehubungan dengan adanya pekerjaan perbaikan pipa transmisi berdiameter 450 milimeter yang berlokasi di kawasan selatan Tol Nusa Dua.

Pihak PDAM Tirta Mangutama telah memberikan pemberitahuan resmi terkait gangguan layanan tersebut melalui media sosial Instagram. Dalam pengumuman itu dijelaskan bahwa pekerjaan perbaikan dilakukan pada pipa transmisi utama berukuran besar yang menjadi salah satu jalur distribusi penting bagi kawasan Kuta Selatan dan sekitarnya.

Akibat proses pengerjaan tersebut, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah mengalami gangguan sementara hingga pekerjaan selesai dilakukan. Adapun wilayah yang terdampak meliputi kawasan ITDC Nusa Dua, Tanjung Benoa, Bualu, Perumahan Wisma Nusa Permai, Jalan Raya Kampial, kawasan STP, Kori Nuansa, Jalan Palapa, Jalan Ocean Blue, Sawangan, Puri Bunga, Jalan Darmawangsa, Desa Kutuh, Beranda Bukit, Gunung Payung, serta sejumlah wilayah lain di sekitarnya.

Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan, estimasi pengerjaan perbaikan dijadwalkan berlangsung mulai 17 Mei hingga 19 Mei 2026. (MBP)

 

redaksi

Related post