“Patih Agung”, Prof. Wayan Sugita Berpulang
DENPASAR – baliprawara.com
Bali kehilangan seniman drama gong lawas penuh talenta, Prof. Dr. I Wayan Sugita, M. Si. Seniman drama gong yang terkenal karena memerankan Patih Agung itu berpulang Selasa 7 Januari 2026 malam di RSUD Wangaya Denpasar karena sakit.
Informasi tentang berpulangnya Prof. Sugita cepat tersebar di kalangan para sahabat dan kolega. Banyak yang mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya almarhum di media sosial.
Berpulangnya almarhum dibenarkan Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. IGN Sudiana.
”Kami UHN Sugriwa merasa sangat kehilangan salah satu putra terbaik yang memiliki keahlian multitalenta. Prof. Sugita merupakan pragina drama gong, dalang wayang lemah, penari topeng bondres, topeng Sidhakarya dan sastrawan,” ujar Prof. IGN Sudiana sembari mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya almarhum.
Dikatakan, Prof. Sugita seorang guru besar di bidang seni. Kerap menjadi juri dalam berbagai perlombaan seni budaya dan juga narasumber sastra dan seni. “Bagi kami Prof. Sugita selalu menginspirasi dalam hal berkarya. Kami susah mendapatkan figur seperti beliau. Kami mengucapkan terimakasih banyak atas pengabdian dan dedikasi almarhum selama ini kepada lembaga dan dunia pendidikan, ” ucapnya.
Aktif dalam Kegiatan Seni
Selain sebagai dosen di UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof. Sugita juga aktif dalam kegiatan seni dan budaya, serta terlibat dalam berbagai pementasan drama gong dan kegiatan lainnya di Bali.
Sugita juga aktif dalam membina regenerasi seniman drama gong dan telah melibatkan seniman-seniman muda dalam pementasannya. Dia juga dikenal karena kemampuan improvisasinya di atas panggung, terutama dalam memerankan karakter Patih Agung dalam kesenian drama gong.
Prof. Sugita tercatat pernah menjadi Dekan Fakultas Dharma Acarya UHN Sugriwa. Setelah menjabat Dekan, Prof. Sugita lebih banyak mengajar mata kuliah Bahasa Bali pada Program S1 dan S2. (MBP2)