Penilaian 597 Ogoh-ogoh di Badung Rampung, 425 Karya Dinyatakan Clear

 Penilaian 597 Ogoh-ogoh di Badung Rampung, 425 Karya Dinyatakan Clear

Ogoh-ogoh di Badung.

MANGUPURA – baliprawara.com
Proses penilaian ogoh-ogoh di Kabupaten Badung telah resmi diselesaikan. Dari total 597 ogoh-ogoh penerima bantuan dana kreativitas, sebanyak 425 karya dinyatakan clear atau rampung 100 persen, termasuk kelengkapan sinopsis dan administrasi pendukung lainnya.

Sementara itu, sisanya masih dalam tahap penyempurnaan, terutama pada bagian asesoris dan tapel menjelang hari pementasan. Meski belum sepenuhnya selesai, karya-karya tersebut tetap masuk dalam proses penilaian oleh tim juri.

Penilaian dilakukan terhadap sekaa teruna dan yowana yang tersebar di seluruh wilayah Badung. Sistem penjurian dibagi ke dalam tujuh zona dengan tujuh tim juri untuk mempercepat proses sekaligus menjaga objektivitas.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Eka Sudarwitha menyebut capaian tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dari total 597 karya, tahun lalu hanya sekitar 300 ogoh-ogoh yang dinyatakan clear, sedangkan tahun ini jumlahnya naik menjadi 425. “Artinya, progres pengerjaan ogoh-ogoh di Badung semakin matang dan terencana,” ungkap Sudarwitha pada Senin 23 Februari 2026.

Ia menjelaskan, setiap tim juri menilai sekitar 55 hingga 60 ogoh-ogoh. Penilaian berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Februari 2026.

Menurutnya, ogoh-ogoh yang belum rampung tetap dinilai sebagai bagian dari pemantauan kesiapan peserta sekaligus bahan evaluasi bagi Dinas Kebudayaan untuk pembinaan ke depan.

“Yang belum jadi juga turut dinilai, karena memang tujuan dari penilaian adalah salah satunya adalah untuk memantau kesiapan sekaa teruna dan yowana, sehingga menjadi bahan evaluasi bagi kami di Dinas Kebudayaan seperti apa nanti untuk upaya-upaya komunikasi dan pembinaan di masa mendatang,” jelasnya.

Penilaian mencakup beberapa aspek, yakni satyam (5-30), siwam (5-20), dan sundaram atau estetika (5-50). Dengan rentang nilai tersebut, karya yang belum selesai tetap masuk dalam kategori penilaian sesuai bobot yang ditetapkan.

See also  Bupati Sanjaya Apresiasi Kekompakan Warga Banjar Tuakilang Baleran

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Badung menggandakan dana kreativitas dari Rp20 juta menjadi Rp 40 juta per ogoh-ogoh. Kebijakan ini dinilai mendorong peningkatan kualitas karya. Dinas Kebudayaan juga melakukan pembinaan langsung maupun melalui media sosial serta mendorong keterlibatan arsitek lokal.

Dengan waktu sekitar 10 hari tersisa, para peserta masih terus menyempurnakan karya mereka. “Masih ada waktu 10 hari kurang lebih untuk menyelesaikan, jadi mereka itu sudah sangat mengejar, ada yang bergadang sampai pagi,” pungkasnya. (MBP)

 

redaksi

Related post