PKKMB PNB Secara Daring, Mahasiswa Baru Diharapkan Miliki Karakter Pancasila dengan Semangat Pantang Menyerah
MANGUPURA – baliprawara.com
Dalam suasana pandemi Covid-19, proses pengenalan kehidupan kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2020 di Politeknik Negeri Bali (PNB) dilaksanakan secara daring, Senin (7/9). Hal ini mengacu pada surat edaran dirjen Dikti no 631/E./KM/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang kegiatan PKKMB ditengah Pandemi Covid-19 agar dilaksanakan secara daring. Untuk itu, seluruh tahapan kegiatan PKKMB tahun 2020 di PNB digelar secara daring atau dalam jaringan.
Menurut Direktur PNB I Nyoman Abdi, SE., M.eCom., PKKMB 2020 mengambil tema “Membangun generasi berkarakter Pancasila, yang produktif, inovatif dan bersinergi dengan revolusi industri 4.0, dalam memasuki kehidupan tatanan Era Baru”. Melalui tema ini, pihaknya berharap, mahasiswa baru ini memiliki karakter Pancasila yang memiliki kompetensi petarung-petarung hebat, yang memiliki semangat pantang menyerah, dalam rangka meningkatkan kemampuan-kemampuan dan skillnya. “Sehingga nanti harapannya, mereka bisa menjadi alumni PNB yang berkualitas dan memenuhi harapan dari industri,” harapnya.
Tujuan PKKMB ini lanjut Abdi, untuk memberi wawasan kepada mahasiswa baru, karena sebelumnya mereka ada di jenjang sekolah menengah atas, mereka harus siap menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Mereka harus bisa menjadi insan yang mandiri, yang punya kedisiplinan, semangat untuk menata masa depan yang lebih baik. Termasuk juga memberi wawasan kebangsaan. “Karena insan yang unggul ini harus memiliki karakter pancasila, semangat NKRI, semangat kebhinekaan yang harus juga dijunjung oleh mahasiswa PNB. Harapannya mahasiswa ini bisa menjadi tulang punggung PNB untuk meningkatkan prestasinya di tingkat Nasional,” katanya menambahkan.
Menurut Ketua Panitia, I Made Agus Putrawan, ST., MT., PKKMB di PNB tahun 2020 ini, diikuti oleh sebanyak 2145 orang peserta. Dengan rincian, sebanyak 2120 orang mahasiswa baru dan 25 orang mahasiswa yang tahun lalu belum lulus. Kegiatan PKKMB ini, dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 7-11 September 2020.
“Kegiatan dilakukan secara daring dalam bentuk seminar atau perkuliahan terpadu, dengan tujuan mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi serta percepatan adaptasi dengan lingkungan kampus,” pungkasnya.
Sementara, I Gusti Ngurah Bagus Caturbawa, S.T., M.Com. selaku wadir III Bidang Kemahasiswaan mengatakan, situasi pandemi Covid-19 saat ini, aktivitas kampus memang terbatas untuk melakukan kegiatan secara langsung. Dalam PKKMB ini, dari Kementerian juga sudah memberikan panduan untuk pelaksanaan secara daring. Baik itu melalui media webinar, maupun media lain melalui jaringan internet. “Mahasiswa semua mengikuti kegiatan secara daring. Kendalanya memang tidak semua informasi bisa disampaikan secara detail, mengingat durasi waktu yang terbatas,” bebernya. (MBP)