Polres Bangli Gelar Apel Pengecekan Sarpras, Pastikan Kesiapan Hadapi Dinamika Kamtibmas
Apel pengecekan sarana dan prasarana, Kamis 9 April 2026, di Lapangan Polres Bangli. (ist)
BANGLI – baliprawara.com
Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bangli melaksanakan apel pengecekan sarana dan prasarana (sarpras), Kamis 9 April 2026, di Lapangan Polres Bangli. Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bangli, AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh Wakapolres Bangli, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Bangli. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kesiapan institusi menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.
Kegiatan apel ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh perangkat operasional kepolisian berada dalam kondisi optimal. Selain itu, apel juga berfungsi sebagai sarana evaluasi kesiapan personel dan perlengkapan pendukung tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Bangli.
Kapolres Bangli dalam amanatnya menegaskan bahwa pengecekan sarana dan prasarana merupakan bentuk nyata kesiapan institusi dalam merespons dinamika sitkamtibmas yang terus berkembang. “Situasi tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh agenda nasional, tetapi juga kalender kamtibmas serta kondisi global yang turut memberikan dampak terhadap stabilitas keamanan daerah,” katanya.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, baik dari sisi personel maupun dukungan sarana dan prasarana. Ia menyampaikan bahwa seluruh anggota harus berada dalam kondisi siap siaga, terutama dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menurutnya, kesiapan tersebut harus didukung oleh kelengkapan fasilitas operasional yang memadai. Hal ini mencakup kendaraan dinas, alat komunikasi, perlengkapan pengamanan, hingga berbagai sistem pendukung lainnya yang digunakan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh sarana yang dimiliki harus selalu berada dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja. “Dengan demikian, respons terhadap situasi darurat maupun kejadian yang membutuhkan penanganan cepat dapat dilakukan secara maksimal,” ucapnya.
Selain fokus pada aspek keamanan, Kapolres Bangli juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam. Wilayah Bangli diketahui memiliki kerawanan terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga cuaca ekstrem.
Dalam kesempatan tersebut, ia menginstruksikan agar seluruh personel memastikan kesiapan peralatan yang berkaitan dengan penanganan bencana. Hal ini mencakup kendaraan operasional, alat evakuasi, serta perlengkapan pencarian dan pertolongan (SAR).
Kesiapan ini dinilai penting agar penanganan terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif. Dengan demikian, dampak yang ditimbulkan dari bencana dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat dapat lebih terjamin.
Kapolres juga menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana harus diimbangi dengan profesionalisme dan integritas setiap personel. Ia mengingatkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya bergantung pada peralatan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.
Seluruh anggota diminta untuk terus meningkatkan disiplin, kewaspadaan, serta kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas. Selain itu, soliditas antar personel juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Bangli. (MBP)