Purnabakti I Wayan Mustika: Jejak Dedikasi dan Prestasi di SMKN 1 Denpasar

 Purnabakti I Wayan Mustika: Jejak Dedikasi dan Prestasi di SMKN 1 Denpasar

SMKN 1 Denpasar menggelar acara pelepasan purna tugas I Wayan Mustika (dua dari kanan) yang memasuki masa purnabakti per 1 November 2026, Jumat (30/10).

‎DENPASAR — baliprawara.com
‎Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Demikianlah irisan perjalanan pengabdian seorang pemimpin lembaga pendidikan. Ketika masa tugas berakhir, terpisah dari keluarga besar sekolah bukan berarti terpisah dari jejak dan kenangan yang telah ditorehkan. Hal inilah yang dialami oleh I Wayan Mustika, S.Pd., M.Pd., MAP, MM., yang resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala SMK Negeri 1 Denpasar per 1 November 2026.
‎

I Wayan Mustika

‎Sebelum memimpin Skensa, Mustika dipercaya menjadi Kepala SMKN 1 Petang, Kabupaten Badung, selama dua tahun. Ia kemudian dilantik sebagai Kepala SMKN 1 Denpasar pada 18 Januari 2023, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bali dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali. Setelah hampir empat tahun memimpin dan berbakti, masa pengabdiannya kini berakhir memasuki masa purnabakti.
‎
‎Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, prestasi, dan loyalitasnya, keluarga besar SMKN 1 Denpasar menggelar acara pelepasan dan perpisahan pada Jumat, 30 Oktober 2026, di Aula SMKN 1 Denpasar.
‎
‎Rumah Kedua yang Tak Terlupakan

‎Ada rasa haru yang terlihat jelas saat Mustika berdiri menyampaikan kata sambutan. Baginya, SMKN 1 Denpasar bukan sekadar tempat bekerja — ia adalah rumah kedua. Sejak tahun 1990, Mustika telah mengabdikan dirinya di sekolah ini, yang dahulu dikenal sebagai STM Negeri Ubung. Dari seorang guru hingga dipercaya memimpin sebagai kepala sekolah. Di sekolah ini ia bertumbuh, berkarya, dan mengukir prestasi bersama-sama warga Skensa.
‎
‎”Perjalanan memimpin Skensa tak mudah. Ada tantangan dan ada kekurangan yang perlu diperbaiki bersama-sama. Terima kasih atas loyalitas, kerja keras, dan kebersamaan yang terjalin selama ini. Berkat kerja keras dan komitmen keluarga besar Skensa serta komite sekolah, capaian prestasi luar biasa saat ini bisa kita raih. Maaf jika ada keputusan saya yang kurang berkenan dan pelayanan yang kurang maksimal. Mari jaga kebersamaan, tumbuhkan budaya kerja yang positif dan terus berinovasi,” ujarnya.
‎
‎Kepemimpinan yang Terbuka

‎Ketua Komite SMKN 1 Denpasar, I Nyoman Keramas, menilai sosok Mustika sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan konsisten menjalankan sistem, namun tetap luwes dan terbuka.
‎
‎Gaya kepemimpinannya menerapkan sistem Partisipative Management System (PMS), di mana seluruh unsur sekolah diajak berpartisipasi aktif dalam pengelolaan. Berkat sistem ini, SMKN 1 Denpasar senantiasa unggul dalam penerapan manajemen sekolah dan terus melahirkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja dan industri.
‎
‎Koordinator Pengawas SMK Disdikpora Bali, I Wayan Suwira, M.Si., M.Pd., memberikan apresiasi luar biasa kepada Mustika. “Mustika mampu menjadi panutan, inspirator, motivator, dan memiliki integritas yang tinggi. Selain manajer yang handal, ia juga seorang administrator yang teladan. Seluruh program dan pengelolaan dana terdokumentasi dengan sangat rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
‎
‎Prestasi Bersama

‎Di awal menjabat, Mustika mengajak seluruh warga sekolah untuk “bergerak seirama dan sefrekuensi” memajukan Skensa. Langkah tersebut membuahkan hasil nyata. Atas kerja keras semua warga Skensa, siswa-siswi sekolah ini berhasil meraih berbagai prestasi membanggakan, baik di bidang akademik maupun non-akademik, di tingkat regional maupun nasional. Bahkan, Skensa dinobatkan sebagai sekolah yang siswanya meraih prestasi terbanyak di tingkat nasional tahun 2026.
‎
‎Puncak pengakuan diraih Mustika pada Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Bali dalam rangka Hari Guru Nasional Tahun 2025, di mana dirinya terpilih sebagai Kepala Sekolah Dedikatif Peringkat Pertama Provinsi Bali, sekaligus mewakili Bali di tingkat nasional. Ia juga diundang khusus untuk memberikan testimoni profil sekolah pada acara Wisuda XXXVI Politeknik Negeri Bali, yang berlangsung di Westin Hotel, Nusa Dua.
‎
‎Sebagai pemimpin yang visioner, Mustika mendorong pengembangan pendidikan kejuruan yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memperkuat nilai budaya lokal dan pembinaan karakter siswa. Ia secara konsisten memperluas kerja sama strategis dengan dunia usaha dan industri, perguruan tinggi, serta mitra luar negeri — guna memastikan lulusan Skensa semakin siap dan berdaya saing tinggi.
‎
‎Langkah yang telah dibangun dan jejak yang ditinggalkan diharapkan menjadi fondasi kuat bagi perjalanan SMKN 1 Denpasar di masa depan. Pengabdian Mustika mungkin telah berakhir, namun semangat dan dedikasinya akan terus menjadi inspirasi bagi seluruh warga Skensa. (MBP2)

Redaksi

Related post