Sarasehan PRABU Catur Muka Bahas Sinergi Pembangunan, Dihadiri Bupati Buleleng dan Dibuka Wali Kota Denpasar

 Sarasehan PRABU Catur Muka Bahas Sinergi Pembangunan, Dihadiri Bupati Buleleng dan Dibuka Wali Kota Denpasar

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, saat menerima audiensi jajaran pengurus PRABU Catur Muka, di ruang kerjanya, Selasa 16 Desember 2025.

SINGARAJA – baliprawara.com
Paiketan Rantauan Buleleng (PRABU) Catur Muka di bawah kepengurusan yang baru terus memantapkan langkah organisasi dengan menyiapkan berbagai agenda strategis ke depan. Upaya tersebut diawali dengan pelaksanaan audiensi bersama Bupati Buleleng yang berlangsung pada Selasa, 16 Desember, bertempat di ruang kerja Bupati Buleleng.

Audiensi ini menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru PRABU Catur Muka untuk memperkenalkan kembali eksistensi organisasi sekaligus menyampaikan arah gerak dan program kerja yang akan dijalankan.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara organisasi perantauan asal Buleleng yang bermukim di Kota Denpasar dengan Pemerintah Daerah Buleleng. Dalam suasana yang penuh keakraban, pengurus PRABU Catur Muka memaparkan latar belakang organisasi, struktur kepengurusan, serta fokus kegiatan yang selama ini telah dijalankan.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Penasehat PRABU Gede Wardana dan I Made Erwin Suryadarma Sena, bersama jajaran pengurus inti yakni Gede Mahaputra, Kadek Sapta, dan Made Prapta. Dalam kesempatan itu, pengurus menegaskan bahwa PRABU Catur Muka hadir sebagai wadah kebersamaan bagi masyarakat perantauan asal Buleleng yang berdomisili di Denpasar dan sekitarnya.

Dalam pemaparannya, Penasehat PRABU Catur Muka, I Made Erwin Suryadarma Sena, menjelaskan bahwa pembentukan PRABU Catur Muka dilandasi oleh semangat menjaga soliditas dan memperkuat rasa persaudaraan di antara perantauan Buleleng. Organisasi ini diharapkan menjadi ruang saling mendukung, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam kontribusi nyata terhadap daerah asal.

Erwin Suryadarma juga mengungkapkan bahwa pada awal berdirinya, sebagian besar anggota PRABU Catur Muka berasal dari aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Namun, seiring berjalannya waktu, keanggotaan organisasi terus berkembang dan kini diisi oleh berbagai kalangan profesional dengan latar belakang yang lebih beragam, tidak terbatas pada ASN semata.

See also  Temu Wirasa PRABU Catur Muka, Dorong Sinergi Pembangunan Denpasar–Buleleng

Sejalan dengan perkembangan tersebut, aktivitas PRABU Catur Muka selama ini banyak difokuskan pada kegiatan sosial kemasyarakatan. “Berbagai program sosial telah dijalankan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik di wilayah Denpasar maupun di Buleleng. Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk tetap hadir dan bermanfaat bagi sesama,” kata Erwin.

Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa ke depan, PRABU Catur Muka berencana memperkuat kegiatan sosial yang telah berjalan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat serta pemangku kepentingan. “Pelibatan berbagai pihak ini diharapkan dapat memperluas dampak positif dari setiap program yang dijalankan,” haranya.

Menariknya, dalam struktur kepengurusan PRABU Catur Muka yang baru, Bupati Buleleng dan Wali Kota Denpasar ditetapkan sebagai pelindung organisasi. Penetapan ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara organisasi perantauan dengan pemerintah daerah, baik di wilayah asal para perantau maupun di wilayah domisili mereka saat ini.

Sebagai langkah awal kepengurusan baru, PRABU Catur Muka telah menyiapkan agenda perdana berupa kegiatan sarasehan. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu, dialog, dan pertukaran gagasan antara anggota organisasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Sarasehan tersebut akan dikemas dalam format Temu Wirasa dengan mengusung tema “Sinergi Pembangunan Buleleng dengan Denpasar melalui Spirit Vasudhaiva Kutumbakam.” Tema ini mengangkat nilai kebersamaan dan persaudaraan universal sebagai fondasi dalam memperkuat peran perantauan Buleleng untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, dalam kesempatan audiensi menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan PRABU Catur Muka. Ia juga menyambut baik rencana penyelenggaraan sarasehan yang mengangkat isu sinergi pembangunan antarwilayah. Bahkan, Bupati Sutjidra menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam kegiatan tersebut apabila tidak ada halangan.

See also  Dosen UHN Sugriwa Denpasar Raih Gelar Doktor di FH Unud

Rencana Temu Wirasa PRABU Catur Muka ini akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kalangan akademisi, praktisi, birokrat, pengusaha, hingga masyarakat perantauan Buleleng dari berbagai wilayah. Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang terbuka serta pertukaran gagasan yang konstruktif untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sarasehan yang direncanakan akan dihadiri langsung oleh Bupati Buleleng ini juga akan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Kehadiran dua kepala daerah tersebut diharapkan dapat memperkuat pesan kolaborasi dan sinergi antara Buleleng dan Denpasar.

Adapun pelaksanaan kegiatan Temu Wirasa PRABU Catur Muka dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Desember 2025. Acara ini akan dimulai pukul 10.00 WITA dan bertempat di NEXX Cafe, Jalan Diponegoro Nomor 146, Denpasar. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting PRABU Catur Muka dalam mengawali kiprah kepengurusan barunya. (MBP)

 

redaksi

Related post