SMP Sapta Andika Denpasar Sempat Ditantang Berinovasi Teknologi Digital
Kadisdikpora Denpasar AA Wiratama
DENPASAR – baliprawara.com
SMP Sapta Andika Denpasar sempat ditantang Kadisdikpora Kota Denpasar untuk melakukan inovasi di bidang teknologi digital. Sebab, sistem pembelajaran berbasis teknologi digital tersebut amat diperlukan dalam dunia pendidikan saat ini dan ke depan. “Tiga tahun lalu saya sempat menantang SMP Sapta Andika untuk berinovasi dan merancang sistem pembelajaran berbasis IT. Kebetulan kepala sekolahnya lulusan IT. Tantangan itu telah dijawab dengan lahirnya berbagai karya robotik dan sistem pembelajaran berbasis digital. Bahkan, SMP Sapta Andika telah berhasil menjadi juara Robotik tingkat nasional,” kata Kadisdikpora Kota Denpasar AA Gede Wiratama saat ditemui di ruang pameran Denpasar Education Festival 2025, Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Jumat (9/5).
Dikatakan, dengan melakukan inovasi dan gebrakan program, sekolah, terlebih swasta, akan memiliki ciri khas tersendiri yang dapat menjadi unggulan dalam merebut pangsa pasar ke depan. Ia mencontohkan salah satu sekolah favorit yang daftar tunggu calon peserta didik barunya sampai tiga tahun, karena memiliki keunggulan. Jadi, semua sekolah swasta di Denpasar harus maju mendampingi sekolah negeri. Sekolah harus memiliki kelebihan. Manajemen, guru dan staf sekolah mesti melakukan inovasi.
Di sisi lain Kadisdikpora AA Wiratama menyebut bahwa pada tahun 2025 ini ada sekitar 14 ribu lulusan SD di Denpasar. Sedangkan daya tampung untuk SMP negeri di daerah ini sebanyak 5.500 peserta didik baru. Sisanya, pastinya akan bersekolah di SMP swasta. Dengan memiliki keunggulan, SMP swasta tentu akan kebagian peserta didik baru dalam jumlah yang ditargetkan.
Sementara itu SMP Sapta Andika Denpasar sejak 2022 telah menerapkan teknologi digital dalam proses pembelajarannya. Selain itu pendidikan ekstrakurikulernya juga merancang karya robotik. Maka tak heran, sekolah yang berlokasi di Perumnas Monang Maning ini bertabur prestasi di tingkat nasional dalam bidang robotik.
Prestasi nasional di bidang robotik diraih SMP Sapta Andika yakni Juara I Katagori Best Performance Stability Robotik dalam Olimpiade TIK Informatika Nasional (OTN) tahun 2024. Selain itu SMP Sapta Andika juga meraih Juara III Kategori Robotik di Olimpiade TIK Informatika Nasional (OTN) tahun 2023.

Kepala SMP Sapta Andika, I Gede Eka Nuryada, S.T., M. Pd. menyampaikan, sekolah yang berdiri sejak 2008 ini memang salah satu sekolah favorit di Denpasar, karena memiliki keunggulan di bidang teknologi digital. Sejak dibuka penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2025/2026, hingga Mei ini sudah tercatat 280 orang yang mendaftar, dari target 400 orang atau 10 rombel. Pihaknya optimis target itu tercapai. Sebab, dari 14 ribu lulusan SD tahun ini di Denpasar, hanya 5.500 orang yang akan ditampung di sekolah negeri, sisanya sebanyak 9.000 orang tentu akan bersekolah di SMP swasta.
“Dengan keunggulan sekolah kami di bidang robotik dan sistem pembelajaran berbasis digital, niscaya target itu bisa dicapai,” ujar Eka Nuryada.
Dikatakan, untuk menjadikan siswa SMP Sapta Andika melek dan menguasai teknologi digital, mereka wajib masuk lab komputer. Di situ mereka mendapat pembelajaran robotik.
Dengan menerapkan teknologi digital, absensi siswa juga sudah tekoneksi dengan HP orangtua siswa.
Setiap ruang kelas juga dipasang CCTV, sehingga aktivitas pembelajaran siswa terpantau jelas. Dengan teknologi digital, nilai ujian siswa juga diumumkan secara transparan. Sebab, sekolah ini menyelenggarakan ujian berbasis digital dengan LMS (learning management system).
(MBP2)