Sosialisasi 6 SPM Posyandu, Ny. Rai Sanjaya Tekankan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

 Sosialisasi 6 SPM Posyandu, Ny. Rai Sanjaya Tekankan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Sosialisasi 6 SPM Posyandu oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, (Ist)

TABANAN, – baliprawara.com

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesejahteraan masyarakat lewat Posyandu. Bertempat di Ruang Pertemuan Namirasa, Jalan Sandan–Penebel, Rabu, 11 Juni 2025, ia memimpin langsung sosialisasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu untuk tahun 2025.

Sosialisasi ini diikuti oleh berbagai unsur dari kabupaten hingga desa, termasuk Ketua TP PKK kecamatan dan desa, Kasi PMD, serta para kepala perangkat daerah. Dalam arahannya, Ny. Rai Wahyuni menegaskan bahwa Posyandu kini tak lagi hanya mengurusi soal kesehatan balita dan lansia, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, sosial, perumahan rakyat, hingga ketertiban umum.

“Posyandu sekarang punya peran yang lebih luas, dan ini perlu diketahui masyarakat,” ujar Ny. Rai Wahyuni.

Ia menyampaikan bahwa di Kabupaten Tabanan terdapat 832 Posyandu aktif. Semuanya diharapkan bisa menjalankan layanan terpadu sesuai dengan enam bidang SPM. Sebagai langkah awal, ia mendorong agar setiap Posyandu segera memiliki Surat Keputusan (SK) untuk memperkuat legalitas layanan.

Dalam kesempatan itu, Ny. Rai Wahyuni juga menjelaskan bahwa Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan dasar masyarakat, sekaligus pendukung utama pemerintah desa dalam pembangunan dan pemberdayaan warga. Ia menggarisbawahi pentingnya pembinaan berjenjang oleh tim kabupaten untuk mendukung kader Posyandu dalam menyusun program yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya peran desa dan kelurahan sebagai pihak yang paling dekat dengan masyarakat untuk memastikan layanan berjalan dengan baik, serta dukungan dari Dinas PMD dan OPD mitra Posyandu dalam mengkoordinasikan program. Selain itu, Bappeda turut berperan memasukkan rencana kegiatan Posyandu ke dalam dokumen perencanaan daerah, dan BPKAD diminta memastikan anggaran Posyandu bisa diakomodasi dalam APBD.

See also  Astra Motor Bali, Edukasi #Cari_Aman di SMK PGRI 1 Denpasar

Mengakhiri acara, Ny. Rai Wahyuni menegaskan bahwa kolaborasi semua pihak adalah kunci. “Kalau kita bersatu, Posyandu bisa jadi pusat pelayanan yang lengkap dan jadi fondasi kesejahteraan masyarakat Tabanan,” tutupnya.(MBP/r) 

 

redaksi2

Related post