Tambah Dua GTO di GT Benoa, PT JBT Antisipasi Lonjakan Kendaraan Saat Libur Panjang

 Tambah Dua GTO di GT Benoa, PT JBT Antisipasi Lonjakan Kendaraan Saat Libur Panjang

DENPASAR – baliprawara.com

PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT) resmi mengoperasikan tambahan dua unit Gardu Tol Otomatis (GTO) khusus kendaraan Golongan I non bus di Gerbang Tol (GT) Benoa. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari peningkatan layanan kepada pengguna Jalan Tol Bali Mandara, terutama dalam menghadapi peningkatan volume lalu lintas pada periode libur panjang akhir tahun.

Penambahan fasilitas transaksi tol ini diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan yang melintas di GT Benoa. Dengan adanya GTO tambahan, proses transaksi di gerbang tol dapat berjalan lebih cepat sehingga potensi antrean kendaraan dapat diminimalkan, khususnya pada jam-jam sibuk.

Proses pemasangan dua unit GTO tambahan tersebut telah dimulai sejak awal Desember 2025. Setelah melalui tahapan persiapan dan pengujian, GTO tambahan di GT Benoa resmi mulai dioperasikan pada tanggal 22 Desember 2025 dan siap digunakan oleh pengguna jalan tol.

Pengoperasian GTO tambahan ini menjadi salah satu bentuk komitmen PT Jasamarga Bali Tol dalam memberikan layanan sepenuh hati kepada masyarakat, khususnya pengguna Jalan Tol Bali Mandara yang mengalami peningkatan mobilitas menjelang libur panjang dan akhir tahun.

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karang, menjelaskan bahwa pada kondisi normal, Gerbang Tol Benoa melayani rata-rata sekitar 26 ribu transaksi per hari. Jumlah tersebut sudah termasuk kendaraan dari berbagai golongan, termasuk kendaraan golongan VI atau sepeda motor.

Namun, pada periode tertentu seperti libur panjang, terjadi peningkatan signifikan pada volume kendaraan, khususnya kendaraan Golongan I non bus. Kondisi ini mendorong PT JBT untuk melakukan langkah antisipatif guna menjaga kelancaran arus transaksi di gerbang tol.

Penambahan dua unit GTO khusus kendaraan Golongan I non bus dinilai sebagai solusi yang tepat untuk mengurai potensi kepadatan. Dengan fasilitas tambahan tersebut, pengguna jalan tol diharapkan dapat menikmati waktu tempuh yang lebih efisien saat melintasi GT Benoa.

See also  TNI Perketat Penjagaan di Pos Pintu Masuk Pelabuhan Gilimanuk

Pengoperasian GTO tambahan di GT Benoa merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PT JBT dalam menghadirkan pelayanan jalan tol yang andal dan aman. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan orientasi perusahaan dalam mengutamakan kenyamanan pengguna jalan.

Ia menyampaikan bahwa langkah penambahan GTO ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal tersebut juga selaras dengan semangat perusahaan yang mengusung nilai “Melayani Sepenuh Hati” dalam setiap aspek layanan.

Dengan bertambahnya jumlah gardu tol otomatis, diharapkan transaksi pembayaran tol dapat berlangsung lebih lancar tanpa hambatan berarti. Pengguna jalan pun dapat merasakan peningkatan kualitas layanan, terutama pada saat volume kendaraan meningkat tajam.

PT Jasamarga Bali Tol juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna Jalan Tol Bali Mandara atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pemasangan GTO tambahan di Gerbang Tol Benoa. Pekerjaan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan jangka panjang.

Selama proses pemasangan berlangsung, PT JBT telah berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalkan gangguan terhadap kelancaran lalu lintas. Meski demikian, perusahaan menyadari bahwa adanya pekerjaan di area gerbang tol berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian pengguna jalan.

Oleh karena itu, PT JBT menyampaikan apresiasi atas pengertian dan kesabaran pengguna jalan tol selama proses peningkatan fasilitas tersebut berlangsung.

Dalam kesempatan yang sama, PT JBT juga mengimbau kepada seluruh pengguna Jalan Tol Bali Mandara untuk selalu mengantisipasi waktu perjalanan, terutama pada periode dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi. Pengguna jalan diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik agar terhindar dari keterlambatan.

Selain itu, pengguna jalan tol diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas yang terpasang serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran bersama.

See also  Ringankan Kebutuhan Korban Banjir di Denpasar, Mensos dan Menteri HAM Turun Langsung Salurkan Bantuan

PT JBT juga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol. Kesiapan saldo uang elektronik dapat membantu mempercepat proses transaksi dan mengurangi potensi antrean di gardu tol. (MBP)

 

redaksi

Related post