The Epicurean Six: Kolaborasi Kuliner RATIONAL dan South Flames Hadirkan Perayaan Rasa Asia di Atambah Bottle Shop
The Epicurean Six: Celebrating Asian Palate, di Atambah Bottle Shop.
MANGUPURA – baliprawara.com
Atambah Bottle Shop menjadi pusat perhatian dunia kuliner Bali setelah sukses menggelar sebuah acara gastronomi eksklusif bertajuk “The Epicurean Six: Celebrating Asian Palate”. Acara yang berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026 tersebut menghadirkan pengalaman bersantap yang dirancang secara khusus dengan memadukan inovasi teknologi modern dan kekayaan cita rasa Asia.
Perayaan kuliner ini mempertemukan enam talenta kuliner ternama yang berasal dari kolaborasi antara RATIONAL dan South Flames. Keenam koki tersebut tampil dalam satu panggung untuk menyajikan rangkaian hidangan istimewa yang dirancang secara kolaboratif, sekaligus merepresentasikan pendekatan baru dalam mengolah dan menyajikan masakan Asia kontemporer.
Tidak hanya berfokus pada rasa, acara ini juga menjadi ajang pertukaran ide dan filosofi antar pelaku industri kuliner. Para koki yang terlibat menghadirkan interpretasi baru terhadap kekayaan kuliner Asia, dengan tetap menjunjung tinggi nilai tradisi, teknik memasak presisi, serta pemanfaatan teknologi mutakhir dalam proses dapur profesional.
Kolaborasi dalam “The Epicurean Six: Celebrating Asian Palate” dirancang sebagai ruang kreatif untuk menyatukan visi antara teknologi dapur modern dari RATIONAL dan pendekatan memasak berbasis api serta bahan lokal yang menjadi ciri khas South Flames. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan inspirasi baru bagi perkembangan industri kuliner, khususnya di Bali.
Rangkaian hidangan yang disajikan pada malam itu merupakan hasil eksplorasi teknik memasak yang memadukan kecanggihan peralatan RATIONAL dengan karakter masakan yang diolah menggunakan api terbuka ala South Flames. Setiap menu disiapkan melalui proses yang terukur, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga penyajian akhir kepada para tamu undangan.
Teknologi dari RATIONAL memungkinkan konsistensi rasa dan tekstur dalam setiap hidangan, sekaligus mendukung efisiensi kerja dapur. Sementara itu, South Flames memberikan sentuhan khas melalui teknik pemanggangan dan pengolahan bahan yang menonjolkan aroma serta karakter alami dari setiap komponen masakan.
Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana teknologi dan tradisi dapat berjalan berdampingan dalam menciptakan pengalaman kuliner yang relevan dengan kebutuhan industri modern, tanpa meninggalkan akar budaya yang melekat pada masakan Asia.
Konsep besar yang diusung dalam acara ini tidak terlepas dari filosofi Tri Hita Karana, sebuah nilai luhur yang berasal dari budaya Bali dan menekankan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan alam.
Filosofi tersebut diterjemahkan secara konkret dalam pemilihan bahan baku lokal yang digunakan oleh para koki. Rempah-rempah khas Bali, hasil pertanian lokal, serta bahan laut yang diperoleh secara bertanggung jawab menjadi elemen utama dalam setiap menu yang disajikan.
Pendekatan ini bertujuan untuk menghormati kekayaan alam Bali sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem lokal. Setiap hidangan dirancang agar mampu menghadirkan rasa autentik tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Selain mengedepankan filosofi keseimbangan, “The Epicurean Six” juga mengusung konsep Zero Waste dalam seluruh rangkaian acara. Para koki memastikan bahwa setiap bagian dari bahan yang digunakan dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga meminimalkan sisa dan limbah dapur.
Pendekatan Zero Waste ini diterapkan mulai dari tahap perencanaan menu hingga proses pengolahan dan penyajian. Sisa bahan yang tidak digunakan sebagai menu utama diolah kembali menjadi elemen pendukung, seperti kaldu, saus, atau garnish, tanpa mengurangi kualitas rasa dan estetika hidangan.
Konsep ini sekaligus menjadi contoh praktik berkelanjutan yang dapat diterapkan dalam industri kuliner, khususnya di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah dan pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Damiyana Petracia, Public Relation of South Flames, menyampaikan pandangannya terkait kolaborasi dan filosofi yang diusung dalam acara ini. “Kami percaya bahwa rasa yang luar biasa berawal dari hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan sang pencipta. Dengan semangat Lokal Bali dan Zero Waste, kami ingin menunjukkan bahwa kemewahan kuliner bisa berjalan beriringan dengan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa acara ini tidak hanya berfokus pada pengalaman bersantap semata, tetapi juga membawa pesan yang lebih luas terkait nilai-nilai keberlanjutan dalam dunia kuliner.
Atambah Bottle Shop dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan acara karena dinilai mampu menghadirkan suasana yang mendukung konsep eksklusif dan intim. Ruang ini menjadi tempat bertemunya para pelaku industri, tamu undangan, serta penikmat kuliner yang ingin merasakan langsung hasil kolaborasi lintas keahlian.
Dengan tata ruang yang dirancang khusus untuk acara ini, para tamu dapat menikmati setiap hidangan sambil menyaksikan cerita di balik proses kreatif yang dihadirkan oleh para koki. Atmosfer yang tercipta memperkuat pesan bahwa kuliner dapat menjadi medium untuk berbagi nilai, inovasi, dan kolaborasi.
“The Epicurean Six: Celebrating Asian Palate” berhasil mengangkat kekayaan rasa Asia melalui pendekatan yang menggabungkan inovasi, kemitraan strategis, serta komitmen terhadap kualitas dan keberlanjutan. Acara ini menjadi bukti bahwa industri kuliner terus berkembang dengan mengedepankan kolaborasi dan tanggung jawab lingkungan.
Melalui perayaan ini, RATIONAL dan South Flames menunjukkan bahwa jamuan makan malam dapat menjadi sarana edukasi, inspirasi, dan apresiasi terhadap seni kuliner Asia yang terus beradaptasi dengan zaman, tanpa kehilangan identitas dan nilai dasarnya. (MBP)