Wabup Dirga Hadiri Rangkaian Karya di Griya Brahmana Bhujangga Waisnawa Batan Poh Nyitdah

 Wabup Dirga Hadiri Rangkaian Karya di Griya Brahmana Bhujangga Waisnawa Batan Poh Nyitdah

Wabup Dirga Hadiri Rangkaian Karya di Griya Brahmana Bhujangga Waisnawa Batan Poh Nyitdah. (ist)

TABANAN – baliprawara.com
Griya Brahmana Bhujangga Waisnawa Batan Poh Nyitdah di Banjar Tegal, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, menjadi pusat perhatian masyarakat pada Sabtu, 1 November 2025. Hari itu, rangkaian Upacara Ngupasaksi Ngenteg Linggih, Mapedudusan Agung, Mamungkah lan Menawa Ratna digelar secara penuh makna. Upacara ini merupakan rangkaian yadnya besar yang memiliki nilai spiritual mendalam bagi warga setempat.

Suasana sakral sudah terasa sejak pagi ketika krama adat mulai berdatangan untuk mengikuti prosesi. Rangkaian ritual berlangsung dengan tertata, dipimpin oleh para sulinggih dan tokoh adat yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai tuntunan sastra agama. Dukungan masyarakat terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai persiapan maupun pelaksanaan upacara.

Kehadiran para pemangku kepentingan Kabupaten Tabanan juga memberi warna tersendiri pada acara tersebut. Selain tokoh adat dan warga setempat, sejumlah Perangkat Daerah dan unsur Forkopimcam Kediri turut hadir untuk memberikan dukungan dan menunjukkan rasa hormat terhadap pelaksanaan karya.

Wakil Bupati (Wabup) Tabanan, I Made Dirga, hadir secara langsung untuk mewakili Bupati Tabanan. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian upacara adat dan tradisi keagamaan masyarakat Bali yang terus dijaga lintas generasi. Dirga tampak mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat, sekaligus melaksanakan persembahyangan bersama warga.

Dalam prosesi tersebut, Wabup hadir berbaur bersama masyarakat tanpa adanya sekat, mengikuti tahapan upacara dari awal hingga akhir. Kehadiran wakil kepala daerah ini menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap para pemuka adat dan keluarga besar Griya Brahmana Bhujangga Waisnawa Batan Poh Nyitdah yang tengah melaksanakan yadnya besar.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Dirga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh krama yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam menyukseskan upacara tersebut. Ia menilai bahwa partisipasi aktif warga merupakan salah satu kekuatan utama yang membuat adat dan budaya Bali tetap bertahan dan terpelihara dengan baik hingga saat ini.

See also  Suites 5 Hotel, Pendatang Baru yang Hadirkan Nuansa Berbeda di Kawasan Pantai Balangan

Masyarakat dinilai mampu mempertahankan kearifan lokal tanpa mengabaikan perkembangan zaman, sehingga tradisi yang diwariskan leluhur tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengapresiasi kekompakan warga Desa Nyitdah yang dari hari-hari sebelumnya telah bekerja keras mempersiapkan segala kebutuhan upacara. Mulai dari persiapan sarana prasarana, penataan lokasi, hingga persiapan upakara, seluruhnya dilakukan dengan gotong royong. Dukungan dari berbagai unsur, termasuk tokoh masyarakat dan perangkat desa, juga turut mempermudah lancarnya penyelenggaraan rangkaian yadnya ini.

“Upacara ini bukan sekadar ritual keagamaan, namun juga wujud syukur dan pemuliaan terhadap tempat suci serta simbol-simbol leluhur yang dihormati oleh masyarakat setempat,” katanya. (MBP)

 

redaksi

Related post