22 Kapal Pesiar Dijadwalkan Sandar di Bali Utara, Pelabuhan Celukan Bawang Kian Strategis bagi Pariwisata Dunia

 22 Kapal Pesiar Dijadwalkan Sandar di Bali Utara, Pelabuhan Celukan Bawang Kian Strategis bagi Pariwisata Dunia

Kapal pesiar mewah Ovation of the Seas saat sandar di Pelabuhan Celukan Bawang

SINGARAJA – baliprawara.com

Pelabuhan Celukan Bawang, yang berada di Kabupaten Buleleng, kembali menunjukkan perannya sebagai pintu masuk pariwisata internasional di wilayah Bali Utara. Aktivitas sandar kapal pesiar di pelabuhan ini terus meningkat dan menjadi salah satu indikator geliat sektor pariwisata yang semakin meluas ke wilayah utara Pulau Dewata.

Pada Selasa, 31 Desember 2025, sebuah kapal pesiar berukuran besar kembali merapat di Pelabuhan Celukan Bawang. Kapal pesiar mewah Ovation of the Seas milik perusahaan Royal Caribbean tiba membawa ribuan wisatawan mancanegara yang akan menikmati keindahan alam serta ragam destinasi budaya di Kabupaten Buleleng dan sekitarnya.

Kedatangan kapal pesiar ini menjadi perhatian karena jumlah penumpang dan kru yang dibawa tergolong besar. Ovation of the Seas tercatat mengangkut sebanyak 4.682 penumpang dan 1.536 kru kapal. Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Celukan Bawang sekitar pukul 07.00 WITA dan dijadwalkan bertolak kembali pada pukul 23.00 WITA di hari yang sama.

Selama berada di Bali Utara, ribuan wisatawan tersebut tidak hanya singgah di area pelabuhan, tetapi juga mengikuti berbagai paket perjalanan wisata yang telah disiapkan oleh pelaku industri pariwisata setempat. Paket wisata tersebut mencakup kunjungan ke sejumlah objek unggulan yang selama ini menjadi daya tarik Kabupaten Buleleng.

Beragam destinasi wisata masuk dalam agenda kunjungan para penumpang kapal pesiar. Beberapa di antaranya adalah kawasan Pabean, Twin Lake atau Danau Buyan dan Tamblingan, Pura Ulun Danu Beratan, Bali Handara, Puri Kanginan, serta Gedong Kertya Museum yang dikenal sebagai pusat lontar bersejarah di Bali.

Selain itu, wisatawan juga mengunjungi sentra oleh-oleh seperti Pak Oles dan kawasan wisata alam Elevate Bali.

See also  Jaring Delegasi ON-MIPA 2022, Unud Gelar Seleksi Internal

Tidak hanya destinasi budaya dan alam pegunungan, kunjungan juga diarahkan ke objek wisata spiritual dan bahari. Beji Temple, Menjangan Dynasty, Pulau Menjangan, Mimpi Resort, hingga Pantai Lovina turut masuk dalam daftar tujuan wisata yang ditawarkan. Aktivitas ini memberikan peluang ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pemandu wisata, transportasi, hingga UMKM di sekitar destinasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa sandarnya kapal pesiar Ovation of the Seas merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengembangkan pariwisata Bali Utara. Menurutnya, kunjungan kapal pesiar memiliki kontribusi penting dalam memperkenalkan potensi daerah ke pasar internasional.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk kebangkitan pariwisata Bali Utara. Kami terus berkolaborasi dengan Pelindo Celukan Bawang untuk meningkatkan angka kunjungan kapal pesiar ke wilayah ini,” ujar Gede Dody dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama pihak terkait telah melakukan berbagai langkah pembenahan infrastruktur pendukung di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang. Sejumlah fasilitas yang ditingkatkan antara lain pengerasan paving di area parkir serta pembangunan terminal penumpang yang representatif untuk melayani wisatawan kapal pesiar.

Pembangunan terminal penumpang tersebut ditargetkan dapat rampung pada akhir Januari tahun depan. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan proses kedatangan dan keberangkatan wisatawan kapal pesiar dapat berlangsung lebih nyaman dan terorganisir.

Dalam kesempatan yang sama, Gede Dody juga mengungkapkan rencana ke depan terkait jadwal sandar kapal pesiar di Bali Utara. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini telah tercatat sekitar 22 kapal pesiar yang memiliki appointment atau jadwal sandar melalui Pelabuhan Celukan Bawang.

“Ke depan, sudah dirancang sekitar 22 kapal pesiar yang memiliki appointment sandar di Bali Utara melalui Pelabuhan Celukan Bawang. Harapannya, setiap wisatawan yang berkunjung dapat membelanjakan uangnya (spending money) sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.

See also  Antusias Pemilih Tinggi, Lima Petugas KPPS di Kuta dan Kuta Selatan Sempat Dirawat Akibat Kelelahan

Keberadaan jadwal sandar puluhan kapal pesiar tersebut menunjukkan kepercayaan operator kapal internasional terhadap Pelabuhan Celukan Bawang sebagai destinasi persinggahan. Hal ini sekaligus membuka peluang pemerataan pariwisata di Bali, yang selama ini lebih terpusat di wilayah selatan.

Dengan meningkatnya frekuensi kunjungan kapal pesiar, Pelabuhan Celukan Bawang diproyeksikan menjadi salah satu simpul penting pariwisata bahari di Indonesia. Aktivitas wisata yang tersebar ke berbagai destinasi di Buleleng diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat lokal, tanpa mengabaikan pelestarian budaya dan lingkungan.

Pemerintah daerah pun terus mendorong sinergi antara pengelola pelabuhan, pelaku pariwisata, serta masyarakat setempat agar setiap kunjungan kapal pesiar dapat memberikan manfaat maksimal. Kehadiran 22 kapal pesiar yang telah menjadwalkan sandar di Bali Utara menjadi penanda bahwa kawasan ini semakin diperhitungkan dalam peta pariwisata dunia. (MBP)

 

redaksi

Related post