50 Bhikkhu Hadir di Indonesia Ikuti IWFP, Berjalan dari Bali Menuju Borobudur Sambut Waisak 2026
DENPASAR – baliprawara.com
Menyambut hari Suci Waisak pada 31 Mei 2026, akan digelar kegiatan spiritual internasional bertajuk Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026– sebuah acara yang membawa semangat perdamaian lintas negara.
Sebanyak 50 bhikkhu dari Thailand, Laos, Malaysia akan turut ambil bagian dalam perjalanan spiritual ini, yang tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga simbol kuat persatuan dan welas asih umat manusia.
Menempuh perjalanan sepanjang 666 kilometer dari Bali menuju Borobudur, kegiatan IWFP dimulai dari 7 Mei hingga 31 Mei 2026.
Rute perjalanan IWFP 2026 meliputi 7 etape, start dari Denpasar menuju Bedugul, Singaraja lanjut ke Gilimanuk (7 -10 Mei). Etape 2 menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang Banyuwangi (11 Mei) . Selanjutnya pada etape 3 dan etape 4, perjalanan IWFP meliputi wilayah Jawa Timur mulai dari Banyuwangi menuju Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto dan Jombang (12-19 Mei). Kemudian perjalananan pada etape 5, melewati perbatasan Jatim dan Jawa Tengah meliputi Nganjuk, Madiun dan Ngawi. Perjalanan etape 6 dan etape 7, mulai dari Seragen menuju Solo, Klaten, Yogyakarta, Muntilan dan Borobudur (23-28 Mei). Etape 7 merupakan akhir perjalanan, merayakan hari suci Waisak di Candi Borobudur.
Ketua Umum Panitia Bapak Dr. Tosin, S.H., M.H., Senin (4/5/2026) menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyebarkan pesan universal tentang perdamaian, cinta kasih, dan persaudaraan antarumat manusia. Selain itu, kehadiran para bhikkhu juga diharapkan memberikan dukungan moral dan spiritual bagi masyarakat Indonesia serta menginspirasi kehidupan yang lebih harmonis.
Menariknya, para bhikkhu yang mengikuti kegiatan ini memiliki rentang usia yang cukup luas, mulai dari usia termuda 23 tahun hingga tertua 67 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa semangat ini melampaui batas usia, menyatukan generasi muda hingga senior dalam satu tujuan mulia: menjalani hidup sederhana, disiplin, dan penuh kasih.
Selama berada di Indonesia, para bhikkhu akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan ketentuan panitia. Mereka juga berkomitmen untuk menjaga ketertiban, menghormati aturan yang berlaku, serta berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Rencana kedatangan dijadwalkan pada 7 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 5 Juni 2026.
Kehadiran kembali IWFP di Waisak 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat citra Indonesia di mata internasional. Selain itu, kegiatan ini juga berpotensi menarik perhatian wisatawan religi internasional, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur universal cinta kasih kepada masyarakat luas.
Sementara itu empat Provinsi yang akan dilalui telah melakukan persiapan terbaik.
Koordinator empat Provinsi yaitu: Bali (IB Rahoela dan Romo Sudiarta) ; Jatim (Irwan Pontoh), Jateng dan DIY (Alex Chen).(MBP2)